HIMBAUAN

Mohon non-aktifkan Ad-blocker atau tambahkan ke 'whitelist' Ad-blocker browser Anda.
Blog ini menampilkan iklan yang benar-benar bersahabat dan aman untuk mendukung biaya pemeliharaan dan pengembangan demi kebaikan kita bersama. Mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan.
Terima kasih, dukungan Anda sangat berarti.

Monday, November 13, 2017

Cara Melapisi Foto dengan Resin Lengkap dengan Panduan Gambarnya

Mengabadikan momen penting yang kita sukai memang sudah menjadi satu keharusan sejak dulu dan banyak cara yang bisa kita lalukan untuk itu, salah satunya adalah dengan mengambil gambar atau foto. Tetapi kurang puas rasanya kalau foto hanya disimpan dalam album atau menyimpannya secara online karena selain merepotkan, foto juga bisa rusak atau terhapus.
Cara yang sudah cukup populer untuk mengawetkan dan mempercantik foto adalah melapisinya dengan resin.
Foto yang telah dilapisi dengan resin akan awet karena tertutup rapat di dalam lapisan keras kedap udara. Disamping itu, cara ini juga akan menambah nilai artistik foto hasil cetak dan cocok cocok dijadikan sebagai hadiah istimewa di event-event penting tahunan seperti ulang tahun dan hari jadi lainnya.
Menuang Campuran Resin ke Permukaan Foto
Melapisi foto dengan resin mungkin sangat mudah kedengarannya, tetapi dalam kenyataannya banyak hal-hal yang perlu kita pahami dan ketahui secara terperinci untuk menghindari kegagalan. Lantas bagaimana cara melakukannya? Simak terus ulasan dibawah ini.
Sebelum memulai pekerjaan ini, sebaiknya kita memikirkan kesehatan dengan mengenakan perlengkapan seperti masker dan sarung tangan karet. Menutupi permukaan meja yang kita gunakan seluas mungkin misalnya dengan plastik atau kertas koran sangatlah penting karena resin merupakan cairan yang lumayan susah untuk dihilangkan. Membersihkannya dari permukaan meja dengan cara biasa tidak akan menghilangkan lengket yang ditimbulkan dan penggunaan bahan-bahan kimia seperti aseton yang memang merupakan pelarut resin juga bisa merusak lapisan cat di permukaan meja tersebut. Semua bahan dan alat yang kita butuhkan juga harus dilengkapi terlebih dahulu untuk menghemat waktu karena proses pengerasan resin hanya membutuhkan waktu sebentar. Ada baiknya pertimbangkan juga juga alas untuk kayu kanvas foto agar tidak tersentuh langsung ke permukaan meja misalnya dengan kayu tebal yang lebih kecil sekitar 5 cm. Yakinlah kalau hal ini penting pada saat merapikan lapisan resin pada sisi-sisinya.
Alat-alat dan bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
  • Foto yang akan diawetkan, ini wajib ada ya 😅
  • Kayu sebagai kanvas seukuran dengan foto yang akan dilapisi
  • Resin dan Katalis sebagai bahan utama lapisan foto
  • Lem putih atau lem kayu PVAc (Plyvinyl Acetate) seperti yang dikandung lem fox
  • Gelas plastik untuk wadah mencampur resin dan katalis
  • Sendok plastik atau stik es krim untuk mengaduk campuran
  • Alat ukur untuk menakar perbandingan resin dan katalis
  • Kuas Bulu untuk menyapukan lem putih (opsional)
  • Kuas Busa atau rakel karet untuk menebar dan meratakan lapisan resin. Alat ini juga bisa digunakan untuk menyapukan lem putih
  • Sehelai kertas putih bersih atau plastik mika taplak meja seukuran atau lebih besar dari foto
  • Penggaris atau rol karet yang rata untuk meratakan foto mirip penggilas nastar ibu-ibu
  • Hair dryer, disarankan peniup panas (heat gun) atau lebih baik lagi adalah blow torch yang biasa digunakan untuk barbeque atau pengelasan ringan. Alat ini berguna untuk mengurangi gelembung udara serta meratakan permukaan resin yang dituang.
Setelah semua lengkap tersedia, berikut langkah-langkah melapisi permukaan foto yang baik dan benar sesuai pengalaman:

1. Melapisi permukaan kayu dengan lem putih
Foto yang ditempelkan ke kanvas kayu harus benar-benar rata. Caranya adalah dengan melapisi lem ke permukaan kayu dengan rata juga boleh menggunakan kuas atau rakel karet untuk mengoleskan lem. Untuk menghasilkan olesan lem yang tidak menggumpal, lem putih bisa bisa diencerkan sebanyak 5% tetapi tidak disarankan menggunakan air tetapi dengan spiritus atau metanol. Kenapa? Metanol adalah sejenis alkohol dengan penguapan yang cukup cepat sempurna dan akan meninggalakan lem tanpa mengurangi daya rekat asli lem tersebut. Apabila menggunakan air, proses pengeringan akan membutuhkan waktu yang lebih lama juga akan mempengaruhi kerapian kertas foto. 
Melapisi Kayu Kanvas dengan Lem Putih
Melapisi Kayu Kanvas dengan Lem Putih
2. Menempelkan Foto ke base kayu
Setelah lem tersebar merata di permukaan kayu, foto sudah bisa direkatkan mulai dari sudut ke sudut. Lapisi permukaan foto yang sudah direkatkan dengan kertas putih bersih, lalu gunakan penggaris untuk merapikannya permukaannya agar merekat rata dengan kayu. Tunggu hingga kering selama 15-20 menit.
Menempel Foto ke Kayu Kanvas
Menempel Foto ke Kayu Kanvas
3. Melapisi Permukaan Foto dengan Lem Putih
Nah, ini hal yang paling penting dalam proses ini. Alasan melapisi permukaan foto dengan lem adalah untuk menghindari kualitas foto yang akan rusak apabila terkena langsung dengan resin. Proses pengerasan resin bukanlah karena udara tetapi karena panas yang ditimbulkan reaksi kimia sejak resin dan katalis tercampur rata. Panas yang timbul akan mengakibatkan degradasi warna bahkan bisa merusak tinta foto yang kita gunakan tergantung kualitas kertas dan tinta printer itu sendiri. Tinta printer inkjet dan laser kebanyakan berbahan dasar resin dan akan bersenyawa dengan campuran resin tuang yang akan dijadikan sebagi pelapis. Karena lem kayu PVAc adalah berbahan dasar air, sudah tentu resin tidak akan bersenyawa atau bercampur larut dengan lem tersebut.
Melapisi Foto dengan Lem Putih
Melapisi Foto dengan Lem Putih
4. Proses Mencampur Resin dan Katalis
Proses ini tidak kalah pentingnya dan sedikit memusingkan pada awalnya bagi saya karena beda resin beda juga takarannya. Ada baiknya dengan coba-coba dengan takaran sedikit bagi yang masih belum memahami takaran yang tepat sampai berhasil sesuai keinginan. Resin yang cocok untuk melapisi foto adalah type resin akrilik atau resin epoxy bening yang takarannya juga berbeda. Resin Akrilik biasanya menggunakan perbandingan 3:1 untuk resin dan katalis, sementara Resin Epoxy biasanya menggunakan perbandingan 1:1. Biasanya resin dan katalis dijual sepaket tetapi sebaiknya baca petunjuk atau tanyakan penjualnya untuk menghindari kegagalan pencampuran.
Mencampur Resin dan Katalis
Mencampur Resin dan Katalis
5. Menuang Campuran Resin ke Permukaan Foto
Resin menyebar dengan baik dan akan rata dengan sendirinya, oleh karena itu tuanglah resin sedikit demi sedikit tepat di tengah foto mengikuti panjang permukaan foto agar tidak luber ke sisinya. Dengan menuang perlahan, proses ini juga sudah membantu mengurangi gelembung udara yang bisa terjebak di dalam lapisan.
Menuang Campuran Resin ke Permukaan Foto
Menuang Campuran Resin ke Permukaan Foto
6. Meratakan Lapisan Resin
Gunakan kuas busa atau rakel karet untuk menyebarkan resin sekaligus meratakan kesegala arah sekaligus menjaga agar resin tidak tumpah melewati sisi permukaan kayu kanvas. Jangan lupa merapikan semua sisi kayu untuk hasil yang maksimal. Gunakan juga penyemprot uap panas (heat gun) atau semprot api (blow toch) selama proses meratakan permukaan lapisan resin. Uap panas yang dihasilkan alat ini akan membantu mencairkan resin dan memudahkan gelembung udara yang terjebak naik keatas. Keenceran yang dihasilkan uap panas juga membantu resin merata dengan sendirinya. Usahakan jangan sampai mengenai sisi kayu kanvas karena akan merusak bahkan bisa membakar karena lapisan resin lumayan tipis pada bagian itu.
Meratakan Lapisan Resin
Meratakan Lapisan Resin
7. Selesai 

Pengeringan resin tergantung pada cuaca dan jenis resin yang digunakan dan biasanya akan mengeras dalam waktu 1-2 jam. Ada baiknya membiarkannya seharian dan tetap lindungi dari debu atau serangga yang mungkin hinggap dengan menutupinya misalnya menggunakan tutup kotak styrofoam.

Prose Pengerasan
Prose Pengerasan
Demikian langkah-langkah melapisi foto dengan resin yang diharapkan bisa jadi bahan pertimbangan dalam mengawetkan foto kesayangan sobat-sobat kreatif semua. Apabila ada kritik, pertanyaan atau masukan lain silahkan menuliskannya di kolom komentar.
Semoga bermanfaat!

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog Kerajinan Kreatif. Silahkan meninggalkan pesan, baik itu kritik maupun saran untuk kepentingan kita bersama. Kami akan menanggapi secepat mungkin yang kami bisa. Kami sangat menghargai support Anda dengan membagikan artikel ini.
Catatan:
Semua komentar yang masuk akan kami moderasi terlebih dahulu, harap maklumnya. Mohon berkomentar dengan sopan demi kepentingan rekan-rekan kita yang lain. Komentar yang mengandung tautan atau berulang-ulang akan masuk ke kategori spam. Terima kasih atas perhatiannya. 😊