HIMBAUAN

Mohon non-aktifkan Ad-blocker atau tambahkan ke 'whitelist' Ad-blocker browser Anda.
Blog ini menampilkan iklan yang benar-benar bersahabat dan aman untuk mendukung biaya pemeliharaan dan pengembangan demi kebaikan kita bersama. Mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan.
Terima kasih, dukungan Anda sangat berarti.

14 Desember 2017

Pot bunga merupakan hiasan yang wajib ada di ruang tamu baik itu untuk bunga hidup maupun bunga imitasi dari plastik. Selain menambah keindahan, rangkaian bunga di dalam pot ini bisa menambah rasa nyaman dan lebih hidup ruangan yang tentu menambah betah penghuninya. Pot bunga bisa didapatkan di pasar dengan mendatangi langsung maupun dengan memesan secara online tentunya dengan nilai artistik dan harga yang bervariasi.

Pot bunga banyak yang berbentuk unik dan menarik dipandang mata, terbuat dari berbagai macam bahan dari besi, kuningan/tembaga, plastik, kayu, keramik maupun semen. Kebanyakan pot bunga berbahan semen ditempatkan untuk bunga hidup yang dipajang dihalaman rumah yang bentuknya besar dan berat sehingga kebanyakan diletakkan di tempat yang sama dan jarang dipindah-pindah. 

Penggunaan bahan semen ternyata tidak melulu untuk pot bunga besar tetapi juga bisa untuk meja tamu meskipun pada dasarnya, semen memang memiliki massa yang berat tapi bisa dibuat kecil, tipis, kuat dan ringa seperti pot bunga dibawah ini:
pot bunga grc
Pot bunga dari semen grc buatan
Untuk membuat barang berbahan semen yang ringan dan kuat tentunya harus dilihat dari ukuran dan ketebalan lapisan semen yang apabila tipis tidak akan cukup kuat dan mudah pecah. Berikut langkah-langkah membuat pot bunga semen yang ringan untuk ruang tamu.

Alat dan bahan yang diperlukan:
  • Semen wajib ada
  • Pasir halus untuk campuran semen
  • Sika atau Lem fox untuk memperkuat campuran semen
  • Serat fiberglass (chopped strand mat) yang dipotong-potong halus untuk campuran semen
  • Pipa paralon (PVC) ukuran sedang, dibelah menjadi 2 bagian yang sama untuk membentuk dudukan melengkung berbentu S. Bahan ini boleh digantikan dengan memodifikasi kardus bekas.
  • Plastik sampul tebal dari plastik atau kertas tebal tahan air.
  • Triplek 8mm dipotong membentuk huruf S yang sama dengan bentuk pipa PVC
  • Cat kuas atau pylox
  • Lem tembak, Pisau cutter, kertas amplas dan gergaji triplek
Baca Juga: Jenis Kain Serat Kaca yang Populer di Masyarakat dan Pasaran Indonesia

Setelah semua bahan dan alat tersedia, berikut langkah-langkah membuatnya:
  1. Membelah (bukan memotong) pipa PVC dengan ukuran panjang 30 cm menjadi 2 bagian yang sama kemudian menempel sisinya dengan lem tembak membentuk pola melengkung.
  2. Memotong triplek dengan gergaji membentuk lengkukngan yang sama dengan sisi pipa PVC yang sudah ditempel. Fungsi triplek ini adalah untuk membentuk sisi pot bunga.
  3. Mencapur bahan semen, pasir, serat fiberglas halus dan air yang sudah dicampur lem pvc atau sika dan diaduk hingga rata. Campuran ini tidak boleh terlalu basah, cukup lembab tetapi tidak juga terlalu kering.
  4. Menebarkan adukan ke atas permukaan plastik membentuk petak atau seukuran dengan palstik sampul tersebut, kemudian memotongya menjadi 2 bagian yang sama.
  5. Meletakkan lapisan semen di atas plastik sampul ke pipa PVC yang melengkung dengan cara diangkat. Posisi lapisan semen akan membentuk mengikuti pipa PVC dan potongan membagi 2 bagian dengan bentuk yang persis sama.
  6. Meletakkan 2 bilah triplek 8mm yang berbentuk S dengan arah yang berlawanan hingga membentuk celah berbentuk mirip guci, kemudian mengisinya dengan campuran semen yang sama. Bentuk guci ini dibutuhkan sebanyak 2 buah, caranya adalah dengan menggoyang-goyang rangkaian triplek dan mengankatnya kemudian membentuk lapisan sama 1 lagi.
  7. Menunggu hingga kering sekitar 8-12 jam
  8. Mengangkat semua lempengan semen dari posisinya dan menyambung/merangkai menjadi pot bunga. Setiap sisi ditempelkan dengan menyapukan semen dan lem putih pvc dengan menggunakan kuas. Untuk merangkai keempat keping semen GRC ini oleh diikat sementara dengan karet atau tali sebelum mengolesi semua sisi sambungan.
  9. Setelah kering dan bisa di tegakkan, isi sisi bawah rangkaian dengan campuran semen untuk membentuk dasar pot bunga sekaligus memperkuat rangkaian.
  10. Setelah kering, amplas semua permukaan hingga halus dengan menggunakan kertas amplas atau mesin gerinda kalau ada.
  11. Bersihkan dari sisa debu semen kemudian cat. Pot bunga siap digunakan.
Demikian langkah mudah membuat pot bunga unik dari semen GRC buatan yang tentunya tidak berat karena tipis tetapi kuat karena fiberglass. Untuk lebih jelasnya silahkan simak video cara membuatnya di channel Kerajinan Kreatif Youtube di bawah ini:


Judul Video: Cara Mudah dan Murah Membuat Pot Bunga Semen Cantik
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 5 menit 40 detik


13 Desember 2017

Dewasa ini penggunaan resin jenis polyester mendominasi penggunaan di seluruh dunia yaitu sekitar 80% dari semua jenis resin tentu karena harganya yang terjangkau oleh masyarakat. Selain itu, resin ini juga menempel kuat hampir pada semua permukaan benda-benda seperti kayu, plastik, keramik termasuk juga besi. Resin polyester juga digunakan juga untuk melapisi permukaan kayu dalam bidang furniture tetapi resin ini tidak meresap ke dalam pori-pori kayu sebelum diencerkan. Penggunaan resin dengan cara semprot juga sering digunakan dan tentunya tidak dalam keadaan kental melainkan harus diencerkan terlebih dahulu. Dengan apa mengencerkan resin? Ya, ASETON.
Aseton (acetone) ditemukan pada tahun 1832 oleh ilmuan Prancis dan Jerman dengan rumus kimia (CH3)2CO merupakan cairan bening yang mudah terbakar, menguap dengan cepat, larut di air dan merupakan senyawa campuran sederhana dari ketone/alkanone yaitu bahan kimia yang sering digunakan sebagai biang plastik, pelarut dan juga dalam beberapa bidang farmasi.
acetone and resin
Mengencerkan Resin
Untuk kerajinan yang menuntut kreatifitas, penggunaannya sebagai pengencer resin yang sifatnya kental ada beberapa hal yang perlu kita ketahui yaitu sebagai berikut:
  • Aseton berbahaya apabila terhirup banyak dan terus menerus. Ada baiknya menggunakan masker sebelum memulai pekerjaan yang berhubungan dengan aseton dan lebih baik bekerja di ruangan dengan ventilasi memadai.
  • Campurkan aseton tidak lebih 10% dari banyaknya resin sebelum ditambah katalisnya. Misalnya resin yang kita gunakan sebanyak 300ml, maka aseton tidak lebih dari 30ml dan aduk hingga rata sebelum menambah 1% katalisn yang tetap mengacu kebanyaknya resin yaitu 3ml. Penggunaan aseton yang berlebihan mengakibatkan resin tidak mengeras dan lebih rapuh meskipun ini masih diperdebatkan tetapi ada baiknya kita mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terlebih-lebih dalam pembuatan barang yang menuntut keamanan seperti kapal dan papan seluncur. Kalau patah kan bisa berabe...🤣
  • Aseton sangat mudah terbakar, maka jauhkan dari api dan tolong jangan merokok selagi bekerja. Toh kan pakai masker kecuali maskernya ada lubang khusus untuk rokok. Hehehe... Jangan dicoba ya..itu cuma candaan garing saya.
  • Penambahan aseton pada cairan resin tidak memperlambat proses pengerasan maka lapisi kayu atau benda yang ingin dilapisi resin serata dan secepat mungkin. Jangan megurangi jumlah katalis juga untuk memperlambat proses pengerasan dan kalau memang diperlukan, resin boleh didinginkan terlebih dahulu.
  • Aseton sangat ampuh membersihkan peralatan kerja seperti kuas dan roller. Untuk membersihkan resin yang sudah mengeras aseton juga bisa digunakan dengan sedikit tenaga dan kesabaran.
  • Sapukan aseton dengan kain bersih untuk menghilangkan lapisan permukaan yang terasa lengket sebelum melakukan amplas untuk polishing atau mengkilatkan.
Baca Juga: Petunjuk Penggunaan Katalis MEKP (Methyl Ethyl Ketone Peroxide) Sebagai Bahan Campuran Resin
Dalam kehidupan sehari-hari Aseton bisa kita temukan karena penggunaannya sebagai bahan dasar terpentine/tinner (pengencer cat) juga penghapus cat kuku. Aseton murni harganya cukup mahal yang disebabkan oleh tingginya biasa produksi dan besarnya manfaatnya dalam industri-industri berat.
Selain sebagai pengencer resin polyester berikut ini ada beberapa manfaat lain dari asetone murni yang perlu kita ketahui dalam industri kecil, menengah dan besar:

1. Sebagai pembersih permukaan besi

Dalam industri besar seperti pengelasan dan pengecatan, permukaan besi yang bersih merupakan syarat utama sebelum melakukan pengelasan kedua bagian. Aseton digunakan sebagai bahan pembersih yang ampuh yang mampu mengurangi waktu operasional tanpa menggunakan cara konvensional seperti mengamplas terlebih-lebih industri bidang struktur seperti bangunan raksasa dan transportasi tentu menuntut kekuatan sambungan pengelasan besi baja dan juga kekuatan lapisan cat yang akan melindungi dalam jangka waktu lama.

2. Pengencer cat

Banyak industri-industri besar yang tidak menggunakan tinner atau terpentine dalam pengecatan barang-barang produksinya tetapi menggunakan aseton. Meskipun fungsinya hampir sama tetai kesempurnaan penguapan aseton jauh lebih baik dibanding tinner biasa yang sudah tentu tidak akan mempengaruhi kualitas asli cat pelapisnya.
3. Penghilang Karat
Industri perbaikan mobil dan bengkel-bengkel tidak lepas dari penggunaan aseton sebagai penghilang karat pada besi-besi kerangka termasuk baut-baut yang sudah dilepas akibat karat. Terkadang baut-baut yang susah dilepas dengan pelumas membuat kita putus asa dan meghancurkan besi baut yang bisa merusak komponen utama juga tetapi Aseton akan mempermudah proses perbaikan yang tentu akan mengurangi biasa dan waktu operasional.
4. Obat-obatan di bidang Farmasi
Takaran kecil aseton juga digunakan di bidang farmasi sebagai produksi obat-obatan dan juga sebagai bahan alkohol sebagai obat luar (non-consumable alcohol). Tanpa aseton, rasanya barang-barang di rumah sakit kelihatan tidak steril dan kotor yang bisa membahayakan pasien.
5. Kecantikan
Selain sebagai pengencer dan penghapus cat kuku, aseton juga digunakan sebagai bahan kecantikan lain seperti kosmetik dan bahan penghilang selaput kering pada penyakit kulit.
6. Sebagai Campuran Bahan Bakar
Aseton digunakan sebagai campuran bahan-bakar karena pembakaran akan lebih sempurna dan tidak meninggalkan timbal pada tangki-tangki mesin, motor atau mobil sehingga aseton bisa meningkatkan nilai oktan bahan bakar. Banyak menambahkannya sekitar 10% untuk mobil dan motor balap.

Itulah beberapa kegunaan bahan kimia yang satu ini dan mungkin dengan mengetahui ini kita bisa mencari solusi masalah-masalah yang kita hadapi sehari-hari seperti contoh video mengenai tips mengencerkan resin fiberglass yang benar di bawah ini:

05 Desember 2017

Para pengrajin fiberglass tentu sudah tidak asing lagi dengan nama katalis, dan 30% hingga 60% kandungan murni secara umum digunakan sebagai campuran pengeras resin poliester (UPR) dalam pembuatan barang-barang berbahan fiberglass. Nama kimia dari cairan katalis untuk resin ini adalah MEKP adalah singkatan dari Methyl Ethyl Ketone Peroxide. Mungkin bagi sebagian masyarakat awam masih kurang mengetahui sifat atau karakteristik MEKP ini dan perlu diketahui bahwa cairan ini merupakan bahan kimia yang sangat berbahaya apabila tidak ditangani dengan baik dan benar. Untuk lebih jelasnya mari kita simak pembahasan di bawah ini:
Katalis (MEKP) Resin Poliester
Katalis (MEKP) Resin Poliester
Baca Juga: Jenis Resin yang Umum Digunakan pada Saat ini dan Perbedaannya
Keamanan Penyimpanan
Katalis memiliki dampak negatif terhadap barang lain (korosif) sehingga merupakan barang yang dilarang untuk angkutan-angkutan tertentu terutama angkutan udara. Angkutan yang paling umum digunakan adalah angkutan darat yang ketat dalam ijin serta pengawasan instansi-instansi terkait. Cairan ini juga sangat mudah terbakar akibat pengaruh panas api maupun sinar matahari dan oleh sebab itu wadah penyimpanan juga sangat menentukan keamanan cairan katalis MEKP ini. Idealnya, cairan katalis ini harus disimpan di bawah suhu dingin tetapi bukan berarti disimpan bersama-sama dengan makanan lain di dalam lemari pendingin. Katalis bisa merusak dan mempengaruhi kialitas kesehatan produk makanan berbahan susu maka perlu di tutup rapat dengan baik atau ditempatkan di lemari pendingin yang tidak menyimpan barang makanan. Meskipun beberapa peneliti menemukan bahwa katalis MEKP tidak mencemari makanan atau minuman dalam kemasan kaleng, tetap saja penempatannya sebisa mungkin harus dihindari secara bersamaan.
Selanjutnya adalah keamanan pada saat penggunaan dimana saat mencampur katalis MEKP dengan resin dituntut proses pengerjaan dengan hati-hati terlebih saat melakukan pencampuran. Apabila menuang dengan sembarangan, katalis MEKP bisa tersiram atau tumpah dari wadah pencampur. Sebaiknya gunakanlah gelas ukur dan bukan jarum suntik karena bisa terciprat ke mata pada saat menyemprotkannya ke dalam wadah. Mohon dicatat bahwa cairan katalis MEKP ini sangat berbahaya apabila terkena mata bahkan bisa mengakibatkan kebutaan permanen.
hal yang tidak kalah pentingnya adalah untuk menjauhkan dari jangkauan anak-anak dan jika mereka menggunakannya, pastikan mereka diinstruksikan dalam penggunaannya dan diawasi dengan benar.
Dewasa ini, sebagian besar pengguna resin tertarik menambahkan akselerator untuk mempercepat pengerasan seperti kobalt yaitu cairan berwarna biru/ungu. Penggunaan kobalt juga sangat perlu diperhatikan pada saat mencampur dengan resin dan harus benar-benar tercampur rata terlebih dahulu sebelum menambahkan katalis MEKP. Pencampuran katalis MEKP yang tidak disengaja dengan akselerator kobalt akan menghasilkan reaksi yang sangat berbahaya yaitu ledakan dan api.
Dalam beberapa video percobaan di Youtube bisa kita temukan beberapa video yang menunjukkan bahaya MEKP ini seperti dengan menghentakkan palu ke atas tetesan atau mencoba membakarnya dengan api. MEKP yang digunakan adalah MEKP murni, tetapi untuk keselamatan dan keamanan transportasi maupun kerja, MEKP yang banyak dipasarkan sekarang ini telah dicampur dengan dimethyl phthalate, cyclohexane peroxide, atau diallyl phthalate untuk mengurangi sensitifitas cairan mEKP ini terhadap hentakan maupun api. Benzoyl peroxide juga telah digunakan untuk tujuan yang sama.

Pertolongan Pertama
MEKP bisa membahayakan mata dan seperti dikatakan di atas bisa mengakibatkan kebutaan permanen. Melindungi mata pada saat menggunakan merupakan tindakan pencegahan yang sanat wajib yaitu dengan menggunakan kaca mata pelindung. Apabila tersiram ke mata, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan menyiramkan air bersih yang mengalir seperti air keran selama 15 menit tanpa henti, kemudian segera melakukan konsultasi ke pihak medis. Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa hal ini sangat penting karena kebutaan permanen bisa terjadi dalam waktu 15 detik.
Jika tertelan jangan memaksakan muntah karena akan memperparah saluran pernafasan dan pencernaan, tetapi segera berikan segelas air dan dapatkan bantuan medis.
Hindari kontak kulit dan selalu gunakan pakaian pelindung. Jika terjadi kontak kulit, lepaskan semua pakaian yang terkontaminasi dan cuci permukaan kulit dengan saksama. Satu tetes katalis yang mengenai jari bisa menyebar ke bagian kulit lainnya karena rasa gatal yang tidak tertahankan.  Apabila rasa gatal dan perih tidak kunjung hilang, segeralah konsultasikan ke pihak medis.
Beberapa peneliti juga menyebutkan bahwa bau menyengat katalis MEKP juga berbahaya terhadap kesehatan paru-paru sama halnya dengan bau bahan resin poliester sendiri. Sebaiknya masker selalu digunakan pada saat melakukan kegiatan yang berhubungan dengan resin dan katalis ini.

Berapa banyak yang harus digunakan?
Penggunaan katalis MEKP yang tidek sesuai bisa berbahaya dan mengakibatkan panas berlebih bahkan menimbulkan api sebagai pemicu kebakaran.
Pada artikel terdahulu sudah dibahas bahwa secara umum penggunaan takaran katalis dihitung dalam persentase yaitu penggunaan katalis 1%  dari banyaknya resin = 10ml katalis untuk 1kg resin. Aturan praktis untuk poliester resin laminating antara 1% dan 2% yaitu 1% untuk cuaca panas (untuk memberi waktu pembasahan maksimum) dan 2% untuk cuaca dingin atau malam.
Mungkin ada pertanyaan kenapa mengukur resin dan katalis menurut berat - alasannya adalah bahwa cara ini adalah cara termudah untuk menghitung lebih akurat. Untuk takaran resin poliester, timbangan dapur sudah cukup memadai dimana timbangan dapat selalu dimasukkan ke dalam kantong plastik bening dan cara ini tentu tidak bermasalah apabila digunakan untuk mengukur bahan memasak. Tidak ada metode lain yang lebih baik dari pada metode ukur timbang, sebab banyaknya resin dengan volume sulit ditentukan dimana resin yang berbeda memiliki gravitasi spesifik yang berbeda pula. Sebagian orang mulai meninggalkan pengukuran menggunakan alat ukur cangkir dan lebih mudah membaca angka di petunjuk timbangan dari pada membaca tanda di sisi tabung reaksi. kalau memang harus memakai alat ukur volume, aturan kasar (atau mungkin keseluruhannya) adalah menghitung 1 liter dengan berat sekitar 1,1kg untuk mendapatkan hasil akurat dan alasan ini juga berlaku dibeberapa produk lain seperti misalnya: ½ liter karton susu akan menampung kira-kira 550gram atau minuman 375ml atau cairan lain yang bisa menampung sekitar 425 gram. Ini hanyalah sebuah contoh metode alternatif yang baik untuk digunakan.

Sebagai panduan, Kerajinan Kreatif menyertakan gambar skala perbandingan yang mudah-mudahan bisa membantu.
diagram-perbandingan-resin-katalis MEKP
Diagram Perbandingan Resin dan Katalis MEKP
Demikian penjelasan singkat mengenai katalis yang sering digunakan sebagai pengeras resin dalam pembuatan fiberglass. Semoga dengan adanya tulisan ini, bisa menambah kepedulian kita terhadap kesehatan dan keamanan lingkungan kerja kita dari bahaya.