HIMBAUAN

Mohon non-aktifkan Ad-blocker atau tambahkan ke 'whitelist' Ad-blocker browser Anda.
Blog ini menampilkan iklan yang benar-benar bersahabat dan aman untuk mendukung biaya pemeliharaan dan pengembangan demi kebaikan kita bersama. Mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan.
Terima kasih, dukungan Anda sangat berarti.

28 September 2017

Permukaan kayu seperti meja kursi memang kelihatan lebih menarik apabila dilapisi dengan cairan bening keras seperti resin epoxy dibandingkan tidak sama sekali dan untuk kapal kayu, lapisan ini merupakan keharusan. Tetapi mungkin seringkali hasil pengerjaan jauh dari apa yang kita harapkan diantaranya adalah permukaan yang tidak mulus atau kelihatan seperti permukaan kulit jeruk.

resin-brush-use
Permukaan Hasil Kuas
fail-wood-resin-surface
Lapisan Resin Seperti Kulit Jeruk
Berdasarkan penelusuran yang lebih jauh lagi ditambah forum-forum tukar pendapat, di sini saya coba jabarkan beberapa penyebab utama hasil pelapisan kayu dengan resin tidak maksimal dan seperti kulit jeruk:


1. Jenis Kayu yang Dilapisi
Seperti kita ketahui bahwa struktur kayu terdiri dari serat panjang yang tersusun tidak benar-benar rapat dan tentunya membuat penampang kayu berpori terlebih-lebih pada kayu yang lunak (softwood). Berbeda dengan kayu keras (hardwood) dimana seratnya yang relatif pendek dan mengikat kuat antara yang satu dengan yang lain. Sangatlah penting mengetahui jenis kayu keras dan kayu lunak apabila kita ingin terjun ke bidang perkayuan dan ini merupakan suatu keharusan untuk menghasilkan karya yang baik. Melapisi permukaan kayu lunak dengan resin tentu akan membutuhkan perlakuan lebih apabila dibandingkan dengan kayu keras karena udara yang ada di pori-pori kayu akan keluar dengan sendirinya pada saat proses pelapisan. Untuk mengakalinya adalah dengan menambahkan zat tambahan (additive) seperti anti bubble untuk lapisan tebal dengan cara tuang atau mengusahakan gelembubg-gelembung udara hilang dari lapisan dengan cara ditiup atau dengan mengunakan alat khusus seperti penyemprot api (flame torch).

2. Resin yang Digunakan
Banyak pemahaman yang sebenarnya tidak tepat dalam pemilihan resin untuk melapisi permukaan kayu. Di artikel sebelumnya ada dijelaskan mengenai jenis resin dan tingkatannya yaitu resin epoxy, resin vinylester dan resin polyurethane dan resin yang paling baik berdasarkan struktur kimianya adalah epoxy yang bisa mengikat kuat ke hampir semua permukaan kecuali plastik. Resin-resin yang banyak dipasaran dan paling murah saat ini adalah resin polyurethane termasuk resin butek atau resin merah dan jenis resin ini tidak baik untuk permukaan kayu.
Resin Polyurethane ini bukan berarti tidak bisa digunakan untuk melapisi permukaan kayu tetapi akan membutuhkan waktu dan tenaga lebih dimana hasilnya tidak akan langsung bagus seperti epoxy. Sama halnya dengan resin vinylester, jenis resin ini tidak akan bertahan lama di atas permukaan yang tidak berserat kaca karena dalam kurun waktu 2 tahun lapisan resin vinylester ini akan retak oleh pengaruh cuaca.
Intinya, untuk hasil yang lebih baik dan hemat waktu dan tenaga akan lebih baik apabila kita mengunakan resin epoxy untuk melapisi permuakaan kayu. Industri-industri perkapalan berbahan kayu banyak menggunakan ini langsung kepermukaan kayu tanpa lapisan dasar sekalipun. Tetapi untuk bahan-bahan fiberglass tidak masalah kalau menggunakan resin polyurethane atau resin vinylester.

3. Penggunaan Alat Bantu
Dalam melapisi permukaan kayu tentunya membutuhkan alat-alat bantu yang baik seperti pemoles khusus yang terbuat dari busa khusus atau rakel karet, dimana alat bantu poles ini lebih baik dibandingkan dengan kuas yang cenderung rontok.
Untuk meratakan permukaan lapisan resin yang telah diaplikasikan di atas permukaan kayu tidak cukup dengan rakel atau kuas busa saja. Hingga saat ini banyak pengrajin kayu memanfaatkan fire torch untuk meratakan lapisan resin dengan semprotan udaranya sekaligus menghilangkan gelembung udara yang ada dengan panasnya. Panas api yang dihasilkan flame torch ikut membantu mengurangi kekentalan resin dan tentu saja akan membantu penyebaran resin yang lebih rata.
Silahkan tonton video penggunaan fire torch berikut untuk lebih jelasnya:


Sebagai tambahan, untuk mengurangi gelembung udara yang keluar dari pori-pori kayu ada baiknya diberikan lapisan awal yang tipis dan cukup menutup pori-pori kayu. Tunggu lapisan awal ini cukup kuat menutupi pori-pori barulah melakukan pelapisan utama. Hal ini adalah cara terbaik untuk menghindari hasil yang seperti kulit jeruk karena efek kulit jeruk ini tidak lain adalah disebabkan oleh pecahnya gelembung-gelembung udara dan reaksi panas antara resin dan katalis yang tidak kita sadari selama proses pengeringan.

Demikian tulisan singkat ini diharapkan dapat membantu menghindari lapisan resin di permukaan kayu yang tampak seperti kulit jeruk. Tulisan ini mungkin masih ada kurangnya dan mohon ditambahkan, dan silahkan tulis di kolom komentar bawah juga apabila ada kesalahan yang perlu diluruskan untuk menambah wawasan kita semua.

19 September 2017

Keterbatasan keperluan atau bahan dalam berkreasi memang terkadang bisa menyebalkan. Sebagai contoh adalah karet silikon cair yang tidak semua toko di daerah-daerah terpencil atau kurang terjangkau menyediakannya. Ya, mungkin saja pengrajin hiasan cetak atau batu alam buatan bisa memesan secara online bahan keperluan ini tetapi tentunya sangat kurang ekonomis karena ongkos kirim yang lebih besar.
Karet silikon cair sebenarnya bisa digantikan dengan silikon tabung / lem kaca dengan mencampurnya dengan bahan-bahan yang sesuai dengan takaran yang tepat juga seperti misalnya thinner cat, spiritus, dan minyak zippo. Hasil karet cetakan yang sudah kering memang tidak sepadat karet silikon cair karena sifat bahan-bahan pengencer ini bersifat mudah menguap dan akan meninggalkan pori-pori atau gelembung udara yang lumayan banyak tetapi bisa digunakan untuk cetakan-cetakan yang sifatnya tidak memerlukan detail corak yang halus seperti batu alam buatan sebagai contohnya.
Mengencerkan Silikon Tabung / Lem Kaca Agar Bisa Dituang
Mengencerkan Silikon Tabung / Lem Kaca Agar Bisa Dituang
Kali ini saya akan menunjukkan eksperimen saya tentang bagaimana cara mengencerkan silikon tabung atau lem kaca yang sifatnya kental sekali dan tidak bisa dituang /ditiriskan melalui video di bawah ini meskipun cara ini tidak terlalu maksimal tetapi diharapkan dapat membantu.


Judul Video: Mengencerkan Silikon Tabung / Lem Kaca Agar Bisa Dituang
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 4 menit 13 detik

16 September 2017

Pengrajin Pyrography dan Grafir
Pengrajin Pyrography dan Grafir
Pirography atau seni melukis di atas permukaan kayu dengan besi panas sudah terkenal sejak dulu dan di Indonesia banyak pengrajin yang melakukan cara ini untuk pembuatan kunci cenderamata di atas permukaan kulit bambu dan kayu-kayu triplek.
Grafir juga merupakan satu cara menghias kayu dengan cara mengukir menggunakan alat khusus yang biasanya berdinamo putar.
Kedua kerajinan di atas bisa dengan cepat dan akurat sekaligus dalam satu mesin berkekuatan laser seperti yang bisa kita lihat di bawah ini.

Judul Video: Masihkah Pengrajin Pyrography dan Grafir bisa 'survive' dengan Berkembangnya Mesin ini?
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 2 menit 28 detik

Kegiatan aktifitas kerajinan kreatif sangat baik untuk diabadikan dalam bentuk foto maupun video sebagai salah satu bentuk membagikan ilmu dan ide kita kepada semua orang yang bisa memanfaatkannya. Membuat foto atau video tersebut tidak terlalu menuntut barang-barang mahal seperti handycam dan kamera digital sebab kedua fitur ini sudah bisa dinikmati dengan satu smartphone.
Tripod Kamera Smartphone dari Pipa Paralon
Tripod Kamera Smartphone dari Pipa Paralon
Pengambilan gambar atau video didukung sebuah penyangga seperti tripod yang banyak dijual dengan harga dan kualitas yang beragam tetapi kita bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan murah dan mudah di dapat yaitu pipa paralon /PVC seperti yang bisa Anda lihat di video berikut ini. Semoga bermanfaat.

Judul Video: Membuat Tripod Kamera Smartphone dari Pipa Paralon / PVC
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 4 menit 20 detik

09 September 2017

Plafon ruangan yang unik bisa menambah kenyamanan suatu ruangan dalam rumah. Beragamnya kreasi dan desain plafon ruangan sudah semakin populer belakangan ini dimana persaingan desain menjadi salah satu nilai lebih bagi tukang sekaligus perancang.
Video Plafon Ruang
Video Plafon Ruang
Berikut ini Kerajinan Kreatif mengumpulkan gambar-gambar dari berbagai sumber yang diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi memerhati plafon rumah Indonesia, dalam bentuk video slide.
Silahkan simak dibawah ini:

Judul Video: VIDEO SUMBER INSPIRASI PLAFON RUANGAN MODERN & UNIK (PHOTO SLIDE)
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 5 menit 17 detik



Kreatifitas masyarakan Indonesia dalam bidang dekorasi pernak pernik kerajinan tangan memang tidak perlu diragukan lagi kehebatannya dimana banyak barang-barang yang bernilai ekonomi rendah menjadi bernilai tinggi. Salah satu hasil karya yang sangat menarik dari anak-anak hingga dewasa adalah hiasan-hiasan dari bahan resin seperti bros bunga, gantungan kunci, cenderamata / oleh-oleh khas suatu daerah, dan masih banyak lagi.
cetakan-silikon-lem-kaca
Membuat Cetakan Silikon
Berikut ini Kerajinan Kreatif menampilkan cara yang praktis dan ekonomis dalam membuat cetakan hiasan dari bahan silikon tabung atau lem kaca yang mudah ditemukan di berbagai daerah, berbeda dengan silikon cair yang tidak rata disribusinya.

Judul Video: Video CARA MEMBUAT CETAKAN DARI SILIKON TABUNG/LEM KACA
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 2 menit 51 detik

Air terjun minimalis sekaligus kolam ikan koi merupakan salah satu hiasan pajangan baik interior maupun eksterior dimana suara gemericik air pancurannya dipercaya dapat menenangkan pikiran dalam terapi psikologis. Kesibukan dan rasa lelah yang ada akibat pekerjaan yang menumpuk sangat menggangu pikiran dan bisa tenang seketika dengan adanya suara air terjun ini.
kolam ikan minimalis
Kolam Ikan Minimalis
Berikut Kerajinan Kreatif menyertakan sebuah video hasil karya sederhana air terjun minimalis dari bahan semen cor, dimana cara pembuatannya tidak berbeda dengan bahan batu alam yaitu sistem tempel. Silahkan simak video berikut, semoga bermanfaat.

Judul Video: Kolam Ikan Air Terjun Minimalis dari Bahan Semen / Concrete Koi Pond Waterfall
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 3 menit 13 detik

Sampah bisa menjadi masalah dan bisa juga kita sulap menjadi rupiah tentunya dengan kreatifitas yang tinggi. Berikut ini Kerajinan Kreatif menampilkan koleksi hasil karya dari barang bekas dari berbagai sumber dalam bentuk video dibawah ini, semoga bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia di seluruh pelosok negeri:
kreasi barang bekas
Kreasi Barang Bekas
Judul Video: Video Kerajinan Tangan Menyulap Sampah jadi Rupiah
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 2 menit 47 detik

Kayu rentan dengan rayap dan lapuk akibat lembab dan serangga. Untuk menambah daya tahan funitur kayu dirumah kita bisa mengakalinya dengan melapisi resin ke seluruh permukaannya sebagai alternatif penggunaan cat.
Bahan resin yang ditunjukkan dalam video ini adalah jenis epoxy yaitu jenis yang dikenal dengan resin terbaik dan tentunya termahal diantara jenis resin lainnya. Sifatnya yang kuat menempel ke hampir semua permukaan membuatnya lebih kokoh daripada resin lain seperti UPR atau Unsaturated Poliester Resin yang banyak digunakan dalam pembuatan fiberglass dan juga Resin akrilik yang dikenal dengan resin bening, banyak digunakan dalam pembuatan hiasan seperti gantungan kunci, piala transparan, lamou-lampu kristal imitasi dan lain-lain.

Melapisi kayu dengan resin
Melapisi kayu dengan resin
Di sini dijelaskan juga bagaimana caranya agar lapisan epoxy dalam melapisi permukaan kayu bebas dari gelembung udara atau air bubble yang tentunya mengurangi keindahan lapisan yaitu dengan menggunakan fire torch yaitu alat penyemprot api.
Alat ini banyak dipasarkan di toko online dengan berbagai jenis dan harga yang bervariasi biasanya digunakan pada sebuah tabung kompor kecil portabel berisi gas butanol.
Untuk lebih jelasnya, silahkan ditonton video di bawah ini semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi semua. Mohon dibagikan ya.

Judul Video: Video Cara Melapisi Permukaan Kayu dengan Resin
Youtube Channel: Kerajinan Kreatif
Durasi: 7 menit 16 detik

Sampai sekarang masih banyak yang bingung mengenai perbandingan yang tepat untuk membuat campuran resin yang tepat, termasuk saya. Hehehe.
Seperti yang pernah dinahas di artikel sebelumnya, dijelaskan kalau perbandingan antara resin dan katalis tidak ada yang baku dan tergantung merek atau jenis resin itu masing-masing. Sebagai contoh, untuk resin epoxy diluar negeri seperti westsystem  menggunakan rasio 1:1 atau 1:2 untuk mempermudah konsumen dalam menggunakan produknya.
Akibat Takaran Salah Resin katalis
Akibat Takaran Salah Resin katalis
Baca Juga: Pengenalan Resin dan Katalis serta Takaran Tepat Perbandingannya
Di artikel kali ini saya masukkan video saya mencampur resin dan katalis yang berlebihan dan tidak sesuai takaran yang ditentukan dan malah terbakar. Pengalaman mencampur resin dan katalis menjadi 'asap' sebenarnya udah lama beberapa tahun lalu tapi saya berhasil mengulanginya lagi semata-mata untuk berbagi saja supaya nggak ada yang niru sekaligus tindakan apa yang harus dilakukan seandainya kejadian ini dialami.
Di video ini saya menggunakan resin merah atau resin butek yang banyak di jual di toko-toko bangunan tapi saya lupa menanyakan mereknya. Sebenarnya rasio yang pas buat jenis ini adalah 5 tetes katalis untuk 100ml resin sesuai dengan pengalaman saya. Kalau punya timbangan emas atau timbangan digital lebih baik lagi untuk mengetahui perbandingan atau rasio yang lebih akurat yaitu 100ml : 1ml untuk resin : katalis.

Silahkan tonton video ini dan jangan lupa SUBSCRIBE untuk update video-video yang lain ya...

 

07 September 2017

Semua pasti sudah mengenal apa itu resin, bahan yang digunakan untuk banyak kebutuhan manusia dari besar hingga kecil sebagai contoh adalah aksesoris dan cendera mata seperti gantungan kunci, mata kalung, gelang, cincin dan lain-lain.
Banyak sekali kita temukan dipasaran dengan tampilan yang menarik perhatian dan harga yang membuat tergiur tetapi sayangnya mayoritas adalah buatan luar negeri seperti China dan Taiwan. Kenapa bukan Indonesia? Mungkin pertanyaan ini sering berkecamuk di dalam kepala kita dan alasannya sangat memprihatinkan. Banyak orang memberi alasan yang tidak menghibur saya sama sekali, dan alasan yang paling tidak baik adalah segi kualitas dimana buatan luar negeri sangat berkualitas dibanding buatan lokal. Menurut saya itu salah besar, karena kita terlahir dengan kreatifitas dan ini sisi yang lebih besar dari orang Indonesia.
Menurut saya, kelemahan Indonesia adalah harga yang kurang bersaing dibanding barang-barang impor hasil ulah importir-importir nakal dan kurangnya pengendalian harga di masyarakat. Tuh kan, jadi curhat...
Oke, sebelum menjadi-jadi, langsung ke inti pembicaraan saja. Peluang usaha kecil menengah kerajinan resin sangat menjanjikan hingga masa yang akan datang karena semua bisa dibuat dari bahan ini dan saya persempit di seputar aksesoris saja. Coba kita buat perhitungan kecil dalam hal permodalan seperti di bawah ini:
  • Harga resin bening dan katalis di pasaran sekitar Rp 80.000 per kilogram nya, mungkin bisa lebih murah kalau beli dalam kuota besar.
  • Pewarna sekitar Rp 15.000 per botol ukuran 45gr x 3 warna misalnya, ditotal sekitar Rp 45.000
  • Anti Bubble sekitar Rp 20.000 / botol ukuran 45gr setetesnya cukup untuk 10 ml resin.
  • Cetakan plastik bervariasi mulai dari Rp 40.000 / keping.
Total harga di atas sekitar Rp185.000.
Dengan modal di atas, kalau kita ingin membuat hiasan dengan banyak campuran resin 45ml / buah, kita sudah bisa menghasilkan sekitar 22 buah aksesoris dari 1 kilogram (1 liter = 1000 ml) dengan semua campuran di atas bahkan masih menyisakan anti bubble dan pewarna untuk kilogram-kilogram resin lainnya.
Contoh-Cetakan-Aksesoris-Resin
Contoh Cetakan Aksesoris Resin
Harga aksesoris cantik dengan pernak-pernik di pasaran di kisaran Rp 15.000 - Rp 50.000, coba misalnya kita kenakan tarif sekitar Rp 20.000/aksesoris x 22 = Rp 440.000. Bagaimana kalau harganya Rp 50,000 x 22 = Rp 1.100.000...Wow!!! Silahkan berandai-andai, mungkin sebagian dari Anda berfikir enak kalau ngomong doang, tetapi tidak ada yang mustahil selama kita tetap berusaha dan yakin...
aksesoris-resin-akrilik
Contoh Aksesoris Cantik dari Resin
Di atas adalah hanya perumpamaan dan perhitungan kecil dan saya rasa bisa lebih kalau kita berani menembus pasar internasional dengan sedikit biaya pemasaran. 
Masih banyak yang bisa kita kreasikan dari resin dan pengembangan yang tepat bisa menjadi usaha tetap kita dalam mengais rejeki. Semoga tulisan ini bisa jadi inspirasi bagi Anda semua dan silahkan tonton beberapa koleksi video saya berikut ini untuk semakin memperkaya ide kreatifitas kita semua.
Jangan lupa subscribe Channel Kerajinan Kreatif ini ya.. 


Catatan:
Contoh perhitungan yang dijelaskan di atas hanya merupakan kisaran harga yang ada dipasaran sekarang dan bisa berbeda-beda  dan harap jangan dijadikan patokan. Blog Kerajinan Kreatif juga tidak menjual semua keperluan di atas, silahkan mencari informasi harga yang lebih akurat di situs-situs jual beli yang ada.

02 September 2017

Seperti kita ketahui banyak jenis resin yang ada di pasaran dan kita merasa bingung menentukan pilihan resin yang sesuai dengan apa yang akan kita kerjakan.
Ada tiga tipe utama Resin yang paling umum digunakan saat ini yaitu Epoxy, Vinylester, Polyester Resin. Masing-masing tipe resin ini memiliki karakteristik dan nilai yang berbeda. Di bawah ini dibahas secara singkat mengenai masing-masing resin ini.
Perlu diketahui bahwa semua resin dan pengeras memiliki kelebihan, kekurangan dan tingkat keamanan masing-masing dalam penggunaan. Harap teliti produk yang ingin Anda gunakan dan baca sepenuhnya label keterangan atau informasi keselamatan produsen yang tertera dan ikuti petunjuk penggunaannya.
1. Resin Epoxy
resin-epoxy
Resin Epoxy
Ini adalah jenis resin yang paling tinggi nilai dan kualitasnya di antara ketiga tipe resin yang ada tetapi harganya juga lumayan mahal.
Resin epoxy biasanya lebih kurang tiga kali lebih kuat dibandingkan dengan jenis resin terkuat lainnya. Epoxy mengandung serat karbon (Carbon Fiber), Serat Kaca (Fiberglass), dan Aramid atau Kevlar yaitu sejenis sintetis yang tahan panas dan benturan biasanya digunakan untuk bidang pertahanan militer. Epoxy juga mengandung zat resin yang lebih tua dan sebagian besar bahan kandungannya berkualitas cukup baik.
Perlu kita ketahui kalau sebagian besar epoxy memang memiliki kecenderungan berubah warna menjadi menguning saat terkena air. Saat membeli epoksi untuk aplikasi yang mengalami perubahan suhu ekstrim atau terpapar air, pastikan Anda membeli hardener epoxy untuk tahan ke semua cuaca.





Kebanyakan epoxi berwarna kekuning-kuningan seperti gabungan warna emas dan warna oranye. Bila Anda hanya menggunakan sedikit epoxy ke dalam campuran komposit material resin, itu tidak akan berpengaruh besar dan epoksinya akan kelihatan bening kecuali untuk penggunaan dalam proses membasahi serat material kevlar berwarna kuning atau fiberglass berwarna putih. Dalam kasus ini Anda akan melihat kevlar kuning sedikit kelihatan lebih gelap dan kemungkinan besar Anda akan melihat warna kuning yang sangat sedikit di serat kaca berwarna putih.
Anda bisa membeli resin epoxy dan hardener/katalis yang sangat bening di pasaran, tetapi kemungkinan besar kita tidak bisa menghindari perubahan warna menjadi kekuningan seiring dengan waktu yang disebabkan cahaya matahari bahkan meskipun barang yang terbuat dari epoxy akan digunakan di dalam rumah.

2. Resin Vinylester 

resin-vinylester
Resin Vinylester
Resin ini biasanya memiliki sekitar sepertiga kekuatan resin Epoxy. Mereka menempel tidak begitu bagus di serat karbon dan serat aramid atau kevlar, tapi tetap saja bisa digunakan untuk aplikasi sederhana untuk serat itu. Resin vinilester terutama digunakan dengan fiberglass, namun biasanya juga digunakan dengan karbon sebagian besar untuk aplikasi kosmetik bila mantel poliester bening atau gelcoat berbasis poliester dibutuhkan. Jenis resin ini sebaiknya tidak digunakan dengan serat karbon atau aramid kalau memang hanya untuk mengharapkan kekuatan material. Sebagai catatan, pelapis yang mengandung karet silikon urethan dapat digunakan bersama-sama dengan epoxi.

3. Resin Polyester
Polyester Resin
Resin Polyester
Resin ini adalah resin yang harganya paling murah di antara semua resin. Resin ini memiliki daya rekat yang tidak baik dan tidak boleh digunakan untuk pekerjaan berserat karbon atau aramid. Mereka biasanya bekerja dengan baik hanya pada fiberglass.

Dari penjelasan ketiga jenis di atas sudah jelas diketahui kalau resin poliester adalah jenis resin yang paling banyak dijual untuk pembuatan barang-barang biasa seperti hiasan gantungan kunci, fairing penutup body motor dan barang-barang fiberglass lainnya. Semua resin bisa digunakan untuk melapisi barang-barang tertentu tetapi mengacu kepada ketiga jenis di atas akan menentukan kualitas masing-masing barang tentunya.

Mudah-mudahan penjelasan di atas bisa membantu Anda menentukan pilihan resin yang akan Anda pakai sesuai dengan kebutuhan. Terima kasih.

01 September 2017

Pernah dengar alat ukir bertenaga baterai yang mereknya Engrave It?
Pengrajin hiasan ukir mungkin banyak tau mengenai ini, alat yang mudah digunakan untuk mengukir nama, gambar, atau motif-motif menarik di atas permukaan plastik, kayu, kaca dan logam. Sekarang tiruannya banyak dipasaran dengan harga yang relatif murah dan rakitannya pun sangat sederhana.
Alat Ukir tanpa Battere
Alat Ukir tanpa Battere
Sayangnya, kita harus merogoh kocek untuk membeli baterai sekali pakai atau isi ulang type AA sebanyak 2 buah yang tentunya kurang ekonomis. Tapi kita bisa mengakalinya dengan cara yang sangat mudah dan biayanya juga tidak mahal seperti yang ada di video berikut ini. Semoga bermanfaat dan mohon bagikan kalau cara ini Anda rasa ada manfaatnya. Terima kasih 😊..