HIMBAUAN

Mohon non-aktifkan Ad-blocker atau tambahkan ke 'whitelist' Ad-blocker browser Anda.
Blog ini menampilkan iklan yang benar-benar bersahabat dan aman untuk mendukung biaya pemeliharaan dan pengembangan demi kebaikan kita bersama. Mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan.
Terima kasih, dukungan Anda sangat berarti.

Wednesday, June 28, 2017

Memanfaatkan barang-barang bekas memang memiliki kesenangan tersendiri bagi kita yang suka berkreasi karena selain mendapatkan barang dengan harga yang sangat ekonomis kita juga sudah mendukung kepedulian terhadap lingkungan. Selain plastik, salah satu limbah yang banyak dan tidak akan lapuk oleh tanah adalah botol kaca.





Banyak manfaat yang bisa kita ambil dan kita kreasikan dari botol-botol bekas seperti misalnya lampu hias. Beberapa botol bisa langsung digunakan tanpa memerlukan proses apapun seperti contoh adalah obor minyak tanah yang sejak dari jaman dulu sudah dilakukan. Hal ini juga sangat memungkinkan karena sering putusnya arus listrik selama ini. Sedikit polesan dan tambahan akan menciptakan tampilan yang lebih menarik dan unik seperti gambar-gambar berikut ini.
ilustrasi-lampu-hias-botol-bekas-istanbul
  • Lampu pagar luar rumah. Botol-botol utuh dapat langsung dimanfaatkan dengan merubahnya menjadi lampu pagar rumah hanya dengan menambah sumbu dan besi sebagai penahan akan menambah nilai artistik lampu botol ini. Penahan gantungan botol bisa dilakukan dengan modifikasi ring-ring selang yang banyak dijual di toko-toko bangunan dan menggabungkannya dengan besi batangan dan plat yang dilobangi. Bisa juga dengan memesan ke tukang pagar besi untuk dilas sedemikian rupa sesuai keinginan kita.
lampu-botol-taman1lampu-botol-taman2lampu-botol-taman3

  • Lampu Meja. Memanfaatkan botol bekas menjadi lampu meja sudah sangat populer di Indonesia dan sangat aman dari resiko kebakaran ketimbang penggunaan lilin ditempat terbuka. Cara yang praktis dan ekonomis akan menambah nilai artistik penggunaan lilin dan kombinasi bola lampu di ruangan dalam rumah kita.
dekorasi-interior-lampu-botol-kamar1dekorasi-interior-lampu-botol-kamar2dekorasi-interior-lampu-botol-kamar3

  • Lampu Gantung Interior. Kombinasi antara botol bekas dan bola lampu pijar atau LED menghasilkan keindahan yang tidak kalah dengan lampu-lampu hias gantung kristal yang banyak dipasaran malah menambah nilai artistik karena keunikannya. Penggunaan bola-lampu berwarna yang disesuaikan dengan warna botol juga sangat menarik. Kita bisa menggunakan bola-bola lampu LED yang hemat arus apabila ingin menggunakan lebih banyak botol.
dekorasi-interior-lampu-botol-gantung1dekorasi-interior-lampu-botol-gantung2dekorasi-interior-lampu-botol-gantung3

  • Hiasan Ruang Makan. Dengan atau tanpa lampu, botol-botol bekaspun bisa menjadi barang yang sangat menarik di ruang makan. Pilih botol-botol yang artistik dan potong sedemikian rupa kemudian gantung di langit-langit tepat di atas meja makan tentunya akan lebih indah daripada kosong sama sekali.
dekorasi-interior-lampu-botol-gantung-ruang-makan

  • Lampu Gantung Eksterior. Selain dalam rumah, botol-botol bekas juga bisa dimanfaatkan dengan menjadikannya lampu gantung sebagai komponen dekorasi ekstrior. Proses yang sama dengan dekorasi lampu interior akan menambah suasana asri diluar rumah kita terutama di area pekarangan tempat keluarga berkumpul.
dekorasi-exterior-lampu-gantung-taman1dekorasi-exterior-lampu-gantung-taman2dekorasi-exterior-lampu-gantung-taman3

  • Lampu Hias Meja Kamar. Botol-botol bekas yang bentuknya unik sangat cocok apabila dipadukan dengan bola lampu menjadi lampu hias seperti gambar di bawah ini. Menggabungkannya dengan tudung lampu meja orisinil atau menambah kayu sebagai gantungannya sangat menarik terlebih-lebih kalau diletakkan diruang tidur atau di atas meja rias.
dekorasi-interior-lampu-botol-meja1dekorasi-interior-lampu-botol-meja2

Baca Juga: Cara Praktis Menghias Dinding Kosong Bagian Luar Rumah

Cara Praktis dan Ekonomis Memotong Botol Bekas

Mungkin yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara memotong botol tanpa menggunakan gerinda atau alat pemotong mahal lainnya. Tentu saja dengan alat pemotong yang lebih modern akan menghasilkan potongan yang lebih rapi tetapi jangan khawatir karena ada juga beberapa cara yang sudah sangat populer dan juga sangat praktis serta ekonomis. Ada 3 cara yang saya rasa sangat mudah dan sudah saya praktekkan sendiri dan sudah saya rangkum via wikihow..

Silahkan unduh atau perbesar gambar berikut untuk langkah-langkahnya. Silahkan juga dishare agar teman-teman yang lain bisa mempraktikkannya:
Cara-memotong-botol-kaca

Apabila langkah-langah di atas kurang jelas, Anda juga bisa menonton video berikut untuk lebih jelasnya di sini.

Demikian beberapa kreasi dengan memanfaatkan botol-botol bekas menjadi lampu hias baik interior maupun eksterior rumah. Jangan buang botol-botol bekas Anda sembarangan karena akan merusak lingkungan, tempat nyamuk berkembang biak dan pecahannya sangat berbahaya bagi anak-anak dan akan lebih baik memanfaatkannya dengan semaksimal mungkin. Semoga bermanfaat.

Saturday, June 10, 2017

Taman di halaman depan, samping atau belakang rumah sangat cocok untuk tempat berkumpul bersama keluarga tercinta sekaligus tempat menghilangkan beban pikiran yang mungkin ada selama aktifitas keseharian kita seperti pekerjaan kantor misalnya.
Dekorasi taman akan lebih asri apabila dipadukan dengan kolam minimalis ditambah suara gemericik air dipercaya bisa membawa ketenangan bagi kita yang sibuk dengan pekerjaan dan kesibukan. Untuk hiasan kolam minimalis sebenarnya tidak perlu yang besar dan dibangun permanen seperti kolam ikan dengan bak besar di area taman misalnya. Ukuran kecilpun sudah bisa mengahasilkan lantunan suara gemericik air yang harmonis cukup dengan meletakkannya di tempat strategis seperti bangku taman.
Air Terjun Minimalis Bahan Semen
Air Terjun Minimalis Bahan Semen (Bagian atas / tanpa Bak Kolam)
Memang pada umumnya banyak kolam minimalis dibuat dari bahan batu dengan harga yang fantastis dan tidak semua daerah bisa mengakses kemudahan untuk mendapatkannya menurut saya. Untuk sebuah kolam minimalis tidak perlu memakan biaya yang besar, karena kita bisa dengan mudah membuatnya sendiri dengan bahan dasar semen yang tidak kalah indahnya apabila kita bisa memaksimalkan kreatifitas kita dalam membuatnya.






Dalam kesempatan ini, saya akan menunjukkan cara paling praktis dan paling ekonomis dalam membuat air terjun kolam ikan minimalis dengan harapan bisa menjadi bahan untuk berkreasi lebih jauh lagi. Cara yang akan saya jelaskan disini adalah dengan cara sambung dan tempel lempengan beton, dicetak sesuai dengan ukuran yang diperlukan. Sistemnya persis seperti merangkai papan atau kayu triplek hanya saja kali ini dengan menggunakan lempengan semen. Sampai disini sepertinya sudah ada gambaran ya.

Membuat Bak Kolam Ikan
Oke, hal yang paling mendasar dan paling penting adalah menentukan bentuk kolam minimalis yang kita ingin buat kemudian membuat gambar beserta ukuran. Nah, dari sini kita bisa mengetahui jumlah dan ukuran lempengan semen yang akan kita butuhkan. Saya ambil contoh sketsa bak kolam untuk gambar air terjun minimalis di atas, bentuk bak aslinyanya seperti ini:
bak kolam
Bak Kolam
Untuk komponen terpisahnya saya gambar dengan google sketchup kira-kira seperti ini:
Komponen Lempengan Bak Kolam Minimalis
Komponen Lempengan Bak Kolam Minimalis
Dari sketsa ini kita bisa menentukan banyaknya komponen lempengan yang kita akan buat yaitu 2 panjang ukuran 110 cm dan 2 lebar ukuaran 80 cm. Maaf tingginya tidak saya sebut, disini saya membuat dengan ketinggian 30 cm saja. Terserah ketinggian yang diinginkan sesuai kedalaman air kolam nantinya. Sebagai catatan, pada saat mencetak, buatlah 2 atau 3 lobang di sisi kiri, kanan dan bawah masing-masing lempengan seperti dibawah ini:
Lubang Kawat di Setiap Sisi Lempengan
Lubang Kawat di Setiap Sisi Lempengan
Buatlah lubang-lubang kecil ini pada saat campuran masih basah dengan menggunakan paku untuk menghindari penggunaan bor. Funfsi lubang ini adalah untuk kawat pengikat sambungan masing-masing lempengan. Fungfsi lubang yang bawah adalah untuk menambah kekuatan penopang dasar bak dengan menghubungkan semua sisi bawah menggunakan kawat. Berhubung karena dasar bak mempunyai luas yang lebih dari lempengan lain, kita harus meggunakan kawat yang lebih besar seperti kawat jemuran, agar dasar bak yang rawan retak ini lebih kuat. Di atas kawat penghubung bagian bawah, ikatkan wiremesh selebar dasar bak kolam dengan menggunakan kawat yang lebih halus untuk memaksimalkan kekuatan dasar bak kolam.
Setelah semua selesai, buatlah campuran semen aci dan additive cair yang berfungsi memperkuat sambungan lalu kuaskan ke semua sisi yang akan disambung. Lanjutkan dengan mengaplikasikan semen aci yang lebih padat ke semua sambungan LUAR dan DALAM dengan menggunakan sendok semen atau spatula. Usahakan semua celah terisi padat agar sambungan semakin kokoh dan pastikan sambungan tetap dalam keadaan lembab agar tidak retak rambut. Retak rambut adalah retakan halus karena proses pengeringan yang sangat cepat biasanya terjadi ke semen acian saja. Saya yakin semua pengrajin semen dan tukang bangunan tau istilah ini.
Lantas dasarnya bagaimana? Setelah semua lempengan yang kita satukan mengeras kuat dan wiremesh sudah kita ikat, kita tinggal menuang campuran semen dan pasir saja tentunya setelah menguaskan campuran additive tadi ke semua sisi bawah lempengan. Saya sarankan juga mencampur sedikit additive pengeras ke campuran semen untuk dasar bak kolam tadi. Pastikan semua terisi rata sambil memadatkan tuangan di sisi lempengan bak bagian bawah.

Membuat Pancuran / Bagian Atas Kolam Ikan Minimalis
Tidak berbeda dengan bak kolam, kita juga harus menyiapkan gambar sketsa untuk menyediakan lempengan-lempengan semen penganti batu alam yang dibutuhkan. Proses pembuatan komponen lempengan boleh saja bersamaan dengan pembuatan komponen lempengan bak. berikut gambar pancurannya:
Pancuran / Bagian Atas Kolam Ikan Minimalis
Pancuran / Bagian Atas Kolam Ikan Minimalis
Sekarang coba kita perhatikan sketsa di bawah ini:
Sketsa Pancuran
Sketsa Pancuran
Dari gambar di atas tentu kita sudah mendapat sedikit gambaran mengenai proses pembuatannya. Usahakan selalu membuat lubang kawat pengikat di tempat tempat yang rawan saja.
Untuk sudut-sudut yang kurang tepat atau lebih, saya memotongnya dengan menggunakan gerinda.
Untuk hiasan-hiasan sudut dan sisi atas saya menggunakan lempengan-lempengan semen yang lebih tipis dan menempelnya satu persatu kemudian merapikannya dengan kuas.

Membuat Alas Penopang Pancuran.
Penopang Set Pancuran
Penopang Set Pancuran
Karena pancuran yang kita buat akan diletakkan di dalam bak, tentunya memerlukan penahan agar pancuran paling bawah tidak berada di bawah permukaan ari kolam. Mudah saja, kita boleh menggunakan 2 buah batako tetapi harus melapisinya dengan aci terlebih dahulu agar kuat. Lebih saya sarankan lagi agar membuat dua buah batu petak dari semen yang campurannya lebih kuat karena kebanyakan batako menggunakan campuran yang kurang bagus. Buatlah batu yang baru setinggi bak agar pancuran bisa berdiri lebih stabil dengan menopangnya ke sisi bak bagian belakang.

Memasang Pipa dan Pompa Air Mancur
Pipa untuk saluran air dari bak ke penampungan bagian atas boleh menggunakan pipa paralon ukuran kecil di padukan dengan selang elastis untuk bagian bawah. Coba perhatikan gambar dibawah ini.
Sistem Pemipaan Sederhana
Sistem Pemipaan Sederhana
Gambar dibawah adalah Air Mancur Kolam Ikan Minimalis dari bahan semen buatan sendiri dan sedang saya pakai sekarang:
Kolam Ikan Air Mancur Minimalis
Kolam Ikan Air Mancur Minimalis
Catatan Penting:
  • Semua sambungan dan dasar bak harus selalu dalam posisi nihil getaran hingga benar-benar kuat untuk menghindari resiko retak dan menjamin daya rekat campuran semen yang permanen.
  • Haluskan semua permukaan dengan semen aci. Gunakan kuas berbagai ukuran yang sesuai.
  • Untuk daerah yang tergenang air, lapisi dengan semen putih setebal + 3 mm. Apabila ingin warna (misal biru) tambahkan sedikit semen nat warna.
  • Sketsa di atas hanya sekedar gambaran/sketsa kasar, bukanlah perbandingan ukuran dimensi yang tepat 100%.
  • Lapisi permukaan sesuai warna yang diinginkan dan lapisi lagi dengan cat pelindung batu alam atau resin cair.
  • Silahkan menempel ornamen-ornamen sederhana, baca Cara Membuat Ukiran Batu Alam dari Semen tanpa Cetak dan Pahat.
  • Gunakan pompa kolam rendam (underwater pump) yang sesuai dengan tinggi kolam ikan minimalis yang Anda buat.
Gambar proses pembuatan kolam minimalis:

Kolam minimalis sebelum di cat
Demikian artikel saya mengenai Cara Membuat Kolam Ikan Minimalis dari Bahan Semen. Mohon maaf kalau penjelasannya terlalu sederhana. Silahkan hubungi saya melalui halaman contact apabila ada hal-hal yang ingin ditanyakan. Mudah-mudahan saya akan jawab secepat mungkin yang saya bisa. Untuk penampakan asalinya dalam video, silahkan lihat dibawah:



Tuesday, June 6, 2017

Semua orang tentunya ingin memiliki dekorasi eksterior dan interior rumah yang menarik dan tidak membosankan tetapi terkadang bingung mau dibuat seperti apa. Banyak sebenarnya cara menghias area yang kosong dengan menempel ukiran batu alam di tembok rumah atau taman misalnya.
Kali ini, saya ingin berbagi mengenai cara saya membuat ukiran batu alam dari bahan semen, bermula karena mahal dan susahnya proses mendapatkan hiasan premium ini. Mungkin langsung terlintas di fikiran kita kalau membuat ukiran itu identik dengan keahlian memahat atau lebih mudah lagi dengan cara mencetak, akan tetapi kali ini tidak demikian. Semua proses pengerjaannya terbilang sederhana, tidak perlu keahlian yang sifatnya khusus untuk ini, hanya sedikit kreatifitas yang semua orang pasti punya.
Ornamen Batu Alam dari Semen
Ornamen Batu Alam dari Semen
Sebelum melanjutkan, ada baiknya kita simak kembali artikel saya sebelumnya yaitu Cara Membuat Batu Koral Hias dari Bahan Semen. Kenapa? Karena proses membuat ukiran batu alam ini sebagiannya mirip dengan proses membuat batu koral hias. Supaya tidak bingung, langsung saja ke proses atau cara pembuatannya.
Persiapan
Untuk persiapan yang paling utama adalah menentukan ornamen yang yang bagaimana yang akan kita buat. Usahakan membuat yang tidak terlalu rumit bisa kita cari di internet dengan bantuan mbah google atau coba cari di gallery saya, mungkin ada yang menarik.





Untuk gambar yang di atas saya mencetak / print hasil download gambar dibawah ini karena saya suka dengan bentuk dan coraknya. Salut saya untuk yang membuat ukiran ini dan saya menghargai hasil karya orang lain dengan membuat untuk pemakaian pribadi bukan untuk tujuan komersial. Mudah-mudahan tidak ditagih hak patennya ya pak ya...please...hehehe.
ornamen-anggur
Ornamen Anggur - batualammurni.com

Membuat kepingan untuk dasar ukiran
Hal pertaman yang haru dibuat adalah kepingan batu untuk dasar dimana nantinya ukiran kita aplikasikan. Silahkan menggunakan semen putih atau semen biasa dancaranya pun biasa saja, dengan mencetak campuran beton (semen + pasir) setebal 2 cm dengan menggunakan kayu yang dibentuk menjadi bingkai sesuai ukuran yang kita inginkan. Untuk ukiran di atas saya membuat ukuran 70x50 cm karena akan saya gunakan untuk hiasan air mancur minimalis saya. Saya sarankan untuk menggunakan kawat ram / wire mesh untuk tulangan kepingan betonnya jbanyak dijual di toko-toko bangunan. Ini sangat bagus untuk memperkuat kepingan yang tipis tapi lebar dan tidak mudah pecah. Semakin tebal kepingan memang semakin kuat tetapi semakin berat juga loh, kan repot kalau harus minta tolong orang lain untuk memindahkannya. Kalau bisa sendiri kenapa tidak?

wire-mesh
Kawat Ram / Wire Mesh
Menghias Dasar Kepingan Ornamen
Buat corak seperti garis-garis, ombak atau apa saja untuk memperindah permukaan kepingan dan lakukan ini selagi masih basah. Kita boleh menggunakan sisir besar bekas atau bentuk dari plastik bekas dengan menggunakan gunting. Ini bersifat opsional saja, terserah mau dilakukan atau tidak.

Membuat Gambar Sketsa di Kepingan Ornamen
Untuk membuat gambar sketsa, saya meniru dari gambar yang ada. Tidak perlu sama persis, yang penting tau alur timbulnya bagaimana. Kalau kurang mahir meniru manual, mungkin bisa menggunakan kertas hasil print dengan mode terbalik, kemudian menggosok-gosok bagian belakang kertas ke permukaan kepingan dasar ornamen dengan menggunakan koin atau sejenisnya. Setidaknya pasti ada sedikit gambar yang tampak. Perjelas lagi garis-garis yang sudah menempel ke permukaan kepingan agar tidak bingung untuk menyelesaikannya nanti.

Memulai Proses Membentuk Ornamen.
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, proses membuat ornamen ini mirip dengan cara membuat batu koral hias dari bahan semen. Campuran semen tidak boleh sampai encer, dan yang penting bisa dibentuk dengan menggunakan tangan. Jangan lupa sarung tangan karetnya ya. Mulailah membentuk batang dengan cara memilin dengan kedua tangan dan menempelkannya ke kepingan seikit demi sedikit. Dengan mengikuti bentuk gambar, perhatikan yang mana yang paling atas dan mana yang paling bawah. Membentuk daun juga demikian, dengan memilin dan memipihkannya kemudian menempel lembaran satu persatu, diikuti dengan membuat bulatan untuk anggurnya.

Tips Penting untuk Proses Pembentukan Ornamen:
  • Sediakan campuran semen acian cair yang sudah dicampur dengan additive seperti Sikachim Bonding atau sejenisnya. Larutan ini berguna untuk memperkuat tempelan bentuk ornamen ke dasar dan ornamen yang satu ke yang lain. Gunakan kuas kecil / kuas lukis misal eterna no 6,8 atau 10.
  • Sediakan air untuk menghaluskan dengan menggunakan sambungan dan membersihkan sisa semen yang tidak rata. Untuk mencapai celah-celah halus gunakan kuas yang kecil dan tajam.
  • Silahkan berkreasi dengan menggunakan alat-alat tajam kecil seperti obeng, cutter atau membentuk plastik sesuai keinginan untuk mempertegas celah-celah.
  • Gunakan semprotan air kecil utnuk hasil yang lebih halus.
  • Selalu bandingkan hasil dengan gambar dan berimajinasi agar lebih bagus. Hehehe..
Hasil yang terbaik adalah dengan tetap membiarkan ornamen dalam keadaan lembab selama satu hari satu malam dengan cara menutupi hasil pekerjaan dengan menggunakan plastik hitam benda lain yang tidak bisa menjaga kelembaban. Sering menyemprot akan lebih bagus dan menambah kekuatan ornamen ukiran batu alam buatan ini. 

Cukup demikian cara membuat ukiran batu alam dari semen tanpa menggunaan cetakan atau tanpa memahat batu alam. Tentunya, hasil pekerjaan kita jauh dibawah karya-karya ukir saudara-saudara kita yang memang sangat ahli dengan seni ukir batu alam tetapi setidaknya hal ini akan mempermudah kita memenuhi keinginan memperindah lingkungan rumah. Terima kasih dan selamat berkreasi.

Thursday, June 1, 2017

Sudut ruangan memang sering dibiarkan kosong dan sayang apabila tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin baik itu berupa hiasan atau rak barang-barang kecil yang unik. Kita kadang langsung berfikir kalau kebutuhan lain lebih penting daripada itu karena membeli rak kecil saja biayanya cukup mahal padahal kita bisa membuatnya dengan biaya yang sangat murah.
Kali ini saya akan membahas bagaimana membuat rak untuk sudut rumah minimalis yang terbuat dari tepung gipsum. Gipsum memang tidak sekuat kayu tetapi kalau digunakan ditempat yang tepat tentunya tidak akan beresiko pecah atau patah. Saya juga akan menjelaskan triknya bagaiman membuat gipsum lebih kuat dari papan gipsum biasa.
rak-sudut
Foto: Pinterest
Saya memilih bahan gipsum karena sifatnya yang ringan dan warnanya yang putih bersih sangat cocok untuk dinding dengan warna apapun apalagi dikombinasikan dengan warna-warna pastel seperti hijau muda, bru muda, merah muda dan kuning cream dan lain sebagainya. Sebenarnya cara merangkainya tidak berbeda dengan penggunaan bahan kayu atau triplek tetapi kelebihan gipsum adalah kemudahan dalam membentuk, beratnya yang relatif ringan dan perawatan yang cukup mudah. 

Sediakan bahan yang diperlukan:
  • Tepung gipsum - usahakan yang ada tulisan Casting Plasternya 
  • 1 batang lis kayu ukuran 1x3 atau 1x2 cm tergantung ketebalan yang diinginkan. Kali ini saya akan membahas tebal gipsum 3cm dengan menggunakan lis 1x3. Panjang lis yang dijual biasanya 2 meter dengan harga sekitar Rp 8000 saja
  • Paku baut / paku ulir kecil untuk menyambung bingkai cetakan
  • Sarung tangan karet bisa beli di apotek seharga Rp 2000 sepasang
  • Serat fiber 5 bungkus, biasanya seharga Rp 3000 / bungkus
    serat-fiber
    Serat Fiber
Untuk cara mencapur gipsum yang baik silahkan baca artikel: Cara Mengaduk Plaster Gipsum yang Baik dan Benar
Siapkan alat-alat yang diperlukan. Silahkan menggunakan barang lain sesuai yang ada yang penting fungsi dan tujuannya sama:
  • Meja dengan permukaan yang benar-benar rata untuk mencetak gypsum
  • Gergaji kecil untuk memotong gipsum
  • Gunting untuk memotong serat fiber
  • Obeng untuk paku baut/paku ulir
  • Amplas halus untuk menghaluskan permukaan dan sisi gipsum yang sudah jadi
  • Penjepit atau paper clip untuk mengikat cetakan
Gambaran bentuk gipsum dan jumlah yang kita butuhkan sebagai berikut. Jumlah gambar dibawah akan membentuk rak setinggi + 2 meter:
Papan Gipsum
Cara membuatnya tidaklah susah, yang pertama kita kerjakan adalah membuat cetakan gipsum dari kayu lis mengikuti gambar di bawah.
Cetakan Papan Gipsum
Untuk lengkungan boleh menggunakan styro foam bekas dengan memotong mengikuti seperempat lingkaran.
Berilah alas cetakan seperti plastik atau kertas. Kalau menggunakan kertas, pastikan yang tidak ada warna yang mudah luntur untuk menghindari warna terserap/menempel di gipsum.
Mulailah pengadukan gipsum tetapi sesuaikan banyaknya dengan jumlah cetakan yang kita punya untuk menghindari pemborosan. dalam tahap ini, tambahkan 1 serat fiber yang sudah digunting kecil-kecil ke dalam campuran gipsum dan usahakan tercampur merata karena serat inilah yang akan memaksimalkan kekuatan papan gipsum.
Gunakan tangan untuk memasukkan campuran gipsum serat fiber ke dalam cetakan sambil menekan campuran agar lebih padat dan tidak ada rongga udara. Lakukan hingga penuh, ulangi lagi sampai jumlah keping gipsum persegi dan keping gipsum kipas sudah cukup. Jangan lupa pakai sarung tangan karet.
Sebagai catatan, gipsum yang sudah diaduk akan mengeras dalam waktu 20-35 menit dan tidak dapat dituang lagi. Kita boleh melepas cetakan lis kayu tetapi gipsum akan kering sempurna dalam waktu 7 jam atau lebih bahkan 1 harian sesuai kondisi cuaca/kelembapan udara. Cara mencetak ini mirip dengan Cara Manual Membuat Batu Alam dari Bahan Semen
Setelah benar-benar kering, rapikan semua permukaan, sisi-sisi dan sudut-sudut tajam papan gipsum.
Cara merangkai rak:
Tarik garis agar tidak meleset dari letak yang kita inginkan. Saya sarankan mengambil patokan dari bawah yang menjadi penentu jarak bagian bawah rak dari lantai.
Untuk menempel ke dinding tidak usah menggunakan paku atau sekrup karena lebih praktis dengan menggunakan campuran gipsum saja sebagai bahan perekatnya.
Mulailah dari bawah dengan menempel 1 gipsum persegi, diikuti gipsum seperempat lingkaran/kipas, kemudian gipsum persegi yang kedua demikian seterusnya hingga selesai sampai gipsum persegi yang paling atas.
Urutan Pemasangan Rak
Urutan Pemasangan Rak
Demikian cara membuat rak hias sudut dan dinding interior rumah yang kosong, silahkan di kreasikan dengan model-model lain. Untuk menambah inspirasi ide kreatifitas kita, saya juga ada beberapa gambar yang saya dapat dari pinterest. Silahkan lihat-lihat:
Rak Dinding 1

Rak Dinding 4

Rak Dinding 2

Rak Dinding 5
Rak Dinding 6

Rak Dinding 7

Rak Dinding 8

Rak Dinding 9

Rak Dinding 10

Rak Dinding 11

Rak Dinding 12

Rak Dinding 13

Rak Dinding 14

Rak Dinding 15

Rak Dinding 18

Rak Dinding 16

Rak Dinding 17

Rak Dinding 19