HIMBAUAN

Mohon non-aktifkan Ad-blocker atau tambahkan ke 'whitelist' Ad-blocker browser Anda.
Blog ini menampilkan iklan yang benar-benar bersahabat dan aman untuk mendukung biaya pemeliharaan dan pengembangan demi kebaikan kita bersama. Mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan.
Terima kasih, dukungan Anda sangat berarti.

Thursday, December 14, 2017

Pot bunga merupakan hiasan yang wajib ada di ruang tamu baik itu untuk bunga hidup maupun bunga imitasi dari plastik. Selain menambah keindahan, rangkaian bunga di dalam pot ini bisa menambah rasa nyaman dan lebih hidup ruangan yang tentu menambah betah penghuninya. Pot bunga bisa didapatkan di pasar dengan mendatangi langsung maupun dengan memesan secara online tentunya dengan nilai artistik dan harga yang bervariasi.

Pot bunga banyak yang berbentuk unik dan menarik dipandang mata, terbuat dari berbagai macam bahan dari besi, kuningan/tembaga, plastik, kayu, keramik maupun semen. Kebanyakan pot bunga berbahan semen ditempatkan untuk bunga hidup yang dipajang dihalaman rumah yang bentuknya besar dan berat sehingga kebanyakan diletakkan di tempat yang sama dan jarang dipindah-pindah. 

Penggunaan bahan semen ternyata tidak melulu untuk pot bunga besar tetapi juga bisa untuk meja tamu meskipun pada dasarnya, semen memang memiliki massa yang berat tapi bisa dibuat kecil, tipis, kuat dan ringa seperti pot bunga dibawah ini:
pot bunga grc
Pot bunga dari semen grc buatan
Untuk membuat barang berbahan semen yang ringan dan kuat tentunya harus dilihat dari ukuran dan ketebalan lapisan semen yang apabila tipis tidak akan cukup kuat dan mudah pecah. Berikut langkah-langkah membuat pot bunga semen yang ringan untuk ruang tamu.

Alat dan bahan yang diperlukan:
  • Semen wajib ada
  • Pasir halus untuk campuran semen
  • Sika atau Lem fox untuk memperkuat campuran semen
  • Serat fiberglass (chopped strand mat) yang dipotong-potong halus untuk campuran semen
  • Pipa paralon (PVC) ukuran sedang, dibelah menjadi 2 bagian yang sama untuk membentuk dudukan melengkung berbentu S. Bahan ini boleh digantikan dengan memodifikasi kardus bekas.
  • Plastik sampul tebal dari plastik atau kertas tebal tahan air.
  • Triplek 8mm dipotong membentuk huruf S yang sama dengan bentuk pipa PVC
  • Cat kuas atau pylox
  • Lem tembak, Pisau cutter, kertas amplas dan gergaji triplek
Baca Juga: Jenis Kain Serat Kaca yang Populer di Masyarakat dan Pasaran Indonesia

Setelah semua bahan dan alat tersedia, berikut langkah-langkah membuatnya:
  1. Membelah (bukan memotong) pipa PVC dengan ukuran panjang 30 cm menjadi 2 bagian yang sama kemudian menempel sisinya dengan lem tembak membentuk pola melengkung.
  2. Memotong triplek dengan gergaji membentuk lengkukngan yang sama dengan sisi pipa PVC yang sudah ditempel. Fungsi triplek ini adalah untuk membentuk sisi pot bunga.
  3. Mencapur bahan semen, pasir, serat fiberglas halus dan air yang sudah dicampur lem pvc atau sika dan diaduk hingga rata. Campuran ini tidak boleh terlalu basah, cukup lembab tetapi tidak juga terlalu kering.
  4. Menebarkan adukan ke atas permukaan plastik membentuk petak atau seukuran dengan palstik sampul tersebut, kemudian memotongya menjadi 2 bagian yang sama.
  5. Meletakkan lapisan semen di atas plastik sampul ke pipa PVC yang melengkung dengan cara diangkat. Posisi lapisan semen akan membentuk mengikuti pipa PVC dan potongan membagi 2 bagian dengan bentuk yang persis sama.
  6. Meletakkan 2 bilah triplek 8mm yang berbentuk S dengan arah yang berlawanan hingga membentuk celah berbentuk mirip guci, kemudian mengisinya dengan campuran semen yang sama. Bentuk guci ini dibutuhkan sebanyak 2 buah, caranya adalah dengan menggoyang-goyang rangkaian triplek dan mengankatnya kemudian membentuk lapisan sama 1 lagi.
  7. Menunggu hingga kering sekitar 8-12 jam
  8. Mengangkat semua lempengan semen dari posisinya dan menyambung/merangkai menjadi pot bunga. Setiap sisi ditempelkan dengan menyapukan semen dan lem putih pvc dengan menggunakan kuas. Untuk merangkai keempat keping semen GRC ini oleh diikat sementara dengan karet atau tali sebelum mengolesi semua sisi sambungan.
  9. Setelah kering dan bisa di tegakkan, isi sisi bawah rangkaian dengan campuran semen untuk membentuk dasar pot bunga sekaligus memperkuat rangkaian.
  10. Setelah kering, amplas semua permukaan hingga halus dengan menggunakan kertas amplas atau mesin gerinda kalau ada.
  11. Bersihkan dari sisa debu semen kemudian cat. Pot bunga siap digunakan.
Demikian langkah mudah membuat pot bunga unik dari semen GRC buatan yang tentunya tidak berat karena tipis tetapi kuat karena fiberglass. Untuk lebih jelasnya silahkan simak video cara membuatnya di channel Kerajinan Kreatif Youtube di bawah ini:


Judul Video: Cara Mudah dan Murah Membuat Pot Bunga Semen Cantik
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 5 menit 40 detik


Wednesday, December 13, 2017

Dewasa ini penggunaan resin jenis polyester mendominasi penggunaan di seluruh dunia yaitu sekitar 80% dari semua jenis resin tentu karena harganya yang terjangkau oleh masyarakat. Selain itu, resin ini juga menempel kuat hampir pada semua permukaan benda-benda seperti kayu, plastik, keramik termasuk juga besi. Resin polyester juga digunakan juga untuk melapisi permukaan kayu dalam bidang furniture tetapi resin ini tidak meresap ke dalam pori-pori kayu sebelum diencerkan. Penggunaan resin dengan cara semprot juga sering digunakan dan tentunya tidak dalam keadaan kental melainkan harus diencerkan terlebih dahulu. Dengan apa mengencerkan resin? Ya, ASETON.
Aseton (acetone) ditemukan pada tahun 1832 oleh ilmuan Prancis dan Jerman dengan rumus kimia (CH3)2CO merupakan cairan bening yang mudah terbakar, menguap dengan cepat, larut di air dan merupakan senyawa campuran sederhana dari ketone/alkanone yaitu bahan kimia yang sering digunakan sebagai biang plastik, pelarut dan juga dalam beberapa bidang farmasi.
acetone and resin
Mengencerkan Resin
Untuk kerajinan yang menuntut kreatifitas, penggunaannya sebagai pengencer resin yang sifatnya kental ada beberapa hal yang perlu kita ketahui yaitu sebagai berikut:
  • Aseton berbahaya apabila terhirup banyak dan terus menerus. Ada baiknya menggunakan masker sebelum memulai pekerjaan yang berhubungan dengan aseton dan lebih baik bekerja di ruangan dengan ventilasi memadai.
  • Campurkan aseton tidak lebih 10% dari banyaknya resin sebelum ditambah katalisnya. Misalnya resin yang kita gunakan sebanyak 300ml, maka aseton tidak lebih dari 30ml dan aduk hingga rata sebelum menambah 1% katalisn yang tetap mengacu kebanyaknya resin yaitu 3ml. Penggunaan aseton yang berlebihan mengakibatkan resin tidak mengeras dan lebih rapuh meskipun ini masih diperdebatkan tetapi ada baiknya kita mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terlebih-lebih dalam pembuatan barang yang menuntut keamanan seperti kapal dan papan seluncur. Kalau patah kan bisa berabe...๐Ÿคฃ
  • Aseton sangat mudah terbakar, maka jauhkan dari api dan tolong jangan merokok selagi bekerja. Toh kan pakai masker kecuali maskernya ada lubang khusus untuk rokok. Hehehe... Jangan dicoba ya..itu cuma candaan garing saya.
  • Penambahan aseton pada cairan resin tidak memperlambat proses pengerasan maka lapisi kayu atau benda yang ingin dilapisi resin serata dan secepat mungkin. Jangan megurangi jumlah katalis juga untuk memperlambat proses pengerasan dan kalau memang diperlukan, resin boleh didinginkan terlebih dahulu.
  • Aseton sangat ampuh membersihkan peralatan kerja seperti kuas dan roller. Untuk membersihkan resin yang sudah mengeras aseton juga bisa digunakan dengan sedikit tenaga dan kesabaran.
  • Sapukan aseton dengan kain bersih untuk menghilangkan lapisan permukaan yang terasa lengket sebelum melakukan amplas untuk polishing atau mengkilatkan.
Baca Juga: Petunjuk Penggunaan Katalis MEKP (Methyl Ethyl Ketone Peroxide) Sebagai Bahan Campuran Resin
Dalam kehidupan sehari-hari Aseton bisa kita temukan karena penggunaannya sebagai bahan dasar terpentine/tinner (pengencer cat) juga penghapus cat kuku. Aseton murni harganya cukup mahal yang disebabkan oleh tingginya biasa produksi dan besarnya manfaatnya dalam industri-industri berat.
Selain sebagai pengencer resin polyester berikut ini ada beberapa manfaat lain dari asetone murni yang perlu kita ketahui dalam industri kecil, menengah dan besar:

1. Sebagai pembersih permukaan besi

Dalam industri besar seperti pengelasan dan pengecatan, permukaan besi yang bersih merupakan syarat utama sebelum melakukan pengelasan kedua bagian. Aseton digunakan sebagai bahan pembersih yang ampuh yang mampu mengurangi waktu operasional tanpa menggunakan cara konvensional seperti mengamplas terlebih-lebih industri bidang struktur seperti bangunan raksasa dan transportasi tentu menuntut kekuatan sambungan pengelasan besi baja dan juga kekuatan lapisan cat yang akan melindungi dalam jangka waktu lama.

2. Pengencer cat

Banyak industri-industri besar yang tidak menggunakan tinner atau terpentine dalam pengecatan barang-barang produksinya tetapi menggunakan aseton. Meskipun fungsinya hampir sama tetai kesempurnaan penguapan aseton jauh lebih baik dibanding tinner biasa yang sudah tentu tidak akan mempengaruhi kualitas asli cat pelapisnya.
3. Penghilang Karat
Industri perbaikan mobil dan bengkel-bengkel tidak lepas dari penggunaan aseton sebagai penghilang karat pada besi-besi kerangka termasuk baut-baut yang sudah dilepas akibat karat. Terkadang baut-baut yang susah dilepas dengan pelumas membuat kita putus asa dan meghancurkan besi baut yang bisa merusak komponen utama juga tetapi Aseton akan mempermudah proses perbaikan yang tentu akan mengurangi biasa dan waktu operasional.
4. Obat-obatan di bidang Farmasi
Takaran kecil aseton juga digunakan di bidang farmasi sebagai produksi obat-obatan dan juga sebagai bahan alkohol sebagai obat luar (non-consumable alcohol). Tanpa aseton, rasanya barang-barang di rumah sakit kelihatan tidak steril dan kotor yang bisa membahayakan pasien.
5. Kecantikan
Selain sebagai pengencer dan penghapus cat kuku, aseton juga digunakan sebagai bahan kecantikan lain seperti kosmetik dan bahan penghilang selaput kering pada penyakit kulit.
6. Sebagai Campuran Bahan Bakar
Aseton digunakan sebagai campuran bahan-bakar karena pembakaran akan lebih sempurna dan tidak meninggalkan timbal pada tangki-tangki mesin, motor atau mobil sehingga aseton bisa meningkatkan nilai oktan bahan bakar. Banyak menambahkannya sekitar 10% untuk mobil dan motor balap.

Itulah beberapa kegunaan bahan kimia yang satu ini dan mungkin dengan mengetahui ini kita bisa mencari solusi masalah-masalah yang kita hadapi sehari-hari seperti contoh video mengenai tips mengencerkan resin fiberglass yang benar di bawah ini:

Tuesday, December 5, 2017

Para pengrajin fiberglass tentu sudah tidak asing lagi dengan nama katalis, dan 30% hingga 60% kandungan murni secara umum digunakan sebagai campuran pengeras resin poliester (UPR) dalam pembuatan barang-barang berbahan fiberglass. Nama kimia dari cairan katalis untuk resin ini adalah MEKP adalah singkatan dari Methyl Ethyl Ketone Peroxide. Mungkin bagi sebagian masyarakat awam masih kurang mengetahui sifat atau karakteristik MEKP ini dan perlu diketahui bahwa cairan ini merupakan bahan kimia yang sangat berbahaya apabila tidak ditangani dengan baik dan benar. Untuk lebih jelasnya mari kita simak pembahasan di bawah ini:
Katalis (MEKP) Resin Poliester
Katalis (MEKP) Resin Poliester
Baca Juga: Jenis Resin yang Umum Digunakan pada Saat ini dan Perbedaannya
Keamanan Penyimpanan
Katalis memiliki dampak negatif terhadap barang lain (korosif) sehingga merupakan barang yang dilarang untuk angkutan-angkutan tertentu terutama angkutan udara. Angkutan yang paling umum digunakan adalah angkutan darat yang ketat dalam ijin serta pengawasan instansi-instansi terkait. Cairan ini juga sangat mudah terbakar akibat pengaruh panas api maupun sinar matahari dan oleh sebab itu wadah penyimpanan juga sangat menentukan keamanan cairan katalis MEKP ini. Idealnya, cairan katalis ini harus disimpan di bawah suhu dingin tetapi bukan berarti disimpan bersama-sama dengan makanan lain di dalam lemari pendingin. Katalis bisa merusak dan mempengaruhi kialitas kesehatan produk makanan berbahan susu maka perlu di tutup rapat dengan baik atau ditempatkan di lemari pendingin yang tidak menyimpan barang makanan. Meskipun beberapa peneliti menemukan bahwa katalis MEKP tidak mencemari makanan atau minuman dalam kemasan kaleng, tetap saja penempatannya sebisa mungkin harus dihindari secara bersamaan.
Selanjutnya adalah keamanan pada saat penggunaan dimana saat mencampur katalis MEKP dengan resin dituntut proses pengerjaan dengan hati-hati terlebih saat melakukan pencampuran. Apabila menuang dengan sembarangan, katalis MEKP bisa tersiram atau tumpah dari wadah pencampur. Sebaiknya gunakanlah gelas ukur dan bukan jarum suntik karena bisa terciprat ke mata pada saat menyemprotkannya ke dalam wadah. Mohon dicatat bahwa cairan katalis MEKP ini sangat berbahaya apabila terkena mata bahkan bisa mengakibatkan kebutaan permanen.
hal yang tidak kalah pentingnya adalah untuk menjauhkan dari jangkauan anak-anak dan jika mereka menggunakannya, pastikan mereka diinstruksikan dalam penggunaannya dan diawasi dengan benar.
Dewasa ini, sebagian besar pengguna resin tertarik menambahkan akselerator untuk mempercepat pengerasan seperti kobalt yaitu cairan berwarna biru/ungu. Penggunaan kobalt juga sangat perlu diperhatikan pada saat mencampur dengan resin dan harus benar-benar tercampur rata terlebih dahulu sebelum menambahkan katalis MEKP. Pencampuran katalis MEKP yang tidak disengaja dengan akselerator kobalt akan menghasilkan reaksi yang sangat berbahaya yaitu ledakan dan api.
Dalam beberapa video percobaan di Youtube bisa kita temukan beberapa video yang menunjukkan bahaya MEKP ini seperti dengan menghentakkan palu ke atas tetesan atau mencoba membakarnya dengan api. MEKP yang digunakan adalah MEKP murni, tetapi untuk keselamatan dan keamanan transportasi maupun kerja, MEKP yang banyak dipasarkan sekarang ini telah dicampur dengan dimethyl phthalate, cyclohexane peroxide, atau diallyl phthalate untuk mengurangi sensitifitas cairan mEKP ini terhadap hentakan maupun api. Benzoyl peroxide juga telah digunakan untuk tujuan yang sama.

Pertolongan Pertama
MEKP bisa membahayakan mata dan seperti dikatakan di atas bisa mengakibatkan kebutaan permanen. Melindungi mata pada saat menggunakan merupakan tindakan pencegahan yang sanat wajib yaitu dengan menggunakan kaca mata pelindung. Apabila tersiram ke mata, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan menyiramkan air bersih yang mengalir seperti air keran selama 15 menit tanpa henti, kemudian segera melakukan konsultasi ke pihak medis. Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa hal ini sangat penting karena kebutaan permanen bisa terjadi dalam waktu 15 detik.
Jika tertelan jangan memaksakan muntah karena akan memperparah saluran pernafasan dan pencernaan, tetapi segera berikan segelas air dan dapatkan bantuan medis.
Hindari kontak kulit dan selalu gunakan pakaian pelindung. Jika terjadi kontak kulit, lepaskan semua pakaian yang terkontaminasi dan cuci permukaan kulit dengan saksama. Satu tetes katalis yang mengenai jari bisa menyebar ke bagian kulit lainnya karena rasa gatal yang tidak tertahankan.  Apabila rasa gatal dan perih tidak kunjung hilang, segeralah konsultasikan ke pihak medis.
Beberapa peneliti juga menyebutkan bahwa bau menyengat katalis MEKP juga berbahaya terhadap kesehatan paru-paru sama halnya dengan bau bahan resin poliester sendiri. Sebaiknya masker selalu digunakan pada saat melakukan kegiatan yang berhubungan dengan resin dan katalis ini.

Berapa banyak yang harus digunakan?
Penggunaan katalis MEKP yang tidek sesuai bisa berbahaya dan mengakibatkan panas berlebih bahkan menimbulkan api sebagai pemicu kebakaran.
Pada artikel terdahulu sudah dibahas bahwa secara umum penggunaan takaran katalis dihitung dalam persentase yaitu penggunaan katalis 1%  dari banyaknya resin = 10ml katalis untuk 1kg resin. Aturan praktis untuk poliester resin laminating antara 1% dan 2% yaitu 1% untuk cuaca panas (untuk memberi waktu pembasahan maksimum) dan 2% untuk cuaca dingin atau malam.
Mungkin ada pertanyaan kenapa mengukur resin dan katalis menurut berat - alasannya adalah bahwa cara ini adalah cara termudah untuk menghitung lebih akurat. Untuk takaran resin poliester, timbangan dapur sudah cukup memadai dimana timbangan dapat selalu dimasukkan ke dalam kantong plastik bening dan cara ini tentu tidak bermasalah apabila digunakan untuk mengukur bahan memasak. Tidak ada metode lain yang lebih baik dari pada metode ukur timbang, sebab banyaknya resin dengan volume sulit ditentukan dimana resin yang berbeda memiliki gravitasi spesifik yang berbeda pula. Sebagian orang mulai meninggalkan pengukuran menggunakan alat ukur cangkir dan lebih mudah membaca angka di petunjuk timbangan dari pada membaca tanda di sisi tabung reaksi. kalau memang harus memakai alat ukur volume, aturan kasar (atau mungkin keseluruhannya) adalah menghitung 1 liter dengan berat sekitar 1,1kg untuk mendapatkan hasil akurat dan alasan ini juga berlaku dibeberapa produk lain seperti misalnya: ½ liter karton susu akan menampung kira-kira 550gram atau minuman 375ml atau cairan lain yang bisa menampung sekitar 425 gram. Ini hanyalah sebuah contoh metode alternatif yang baik untuk digunakan.

Sebagai panduan, Kerajinan Kreatif menyertakan gambar skala perbandingan yang mudah-mudahan bisa membantu.
diagram-perbandingan-resin-katalis MEKP
Diagram Perbandingan Resin dan Katalis MEKP
Demikian penjelasan singkat mengenai katalis yang sering digunakan sebagai pengeras resin dalam pembuatan fiberglass. Semoga dengan adanya tulisan ini, bisa menambah kepedulian kita terhadap kesehatan dan keamanan lingkungan kerja kita dari bahaya.

Monday, November 27, 2017

Keberadaan resin memang tidak merata di semua tempat dan alasannya bisa dimaklumi. Masyarakat di beberapa daerah tidak mudah mendapatkan jenis bahan kimia yang banyak manfaatnya ini. Jenis resin yang paling mudah dijumpai adalah jenis Polyester (UPR) sebagai bahan membuat kapal atau bahan utama membuat fiberglass dan menambal bocor tapi resin ini memiliki karakteristik yang tidak mendunkung untuk kerajinan lain.
Para peminat kerajinan tangan seperti gantungan kunci, aksesoris perhiasan dan lain-lain banyak yang kesulitan mendapatkan resin bening yang cocok untuk kerajinan ini hingga mau tak mau harus membeli secara online dimana ongkos kirim yang tinggi mungkin jadi pertimbangan serius. Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya, resin yang cocok untuk kerajinan ini adalah jenis resin vinylester yang berbeda dengan resin polyester. Lagi-lagi harga ongkos kirim ke daerah yang jauh dari penyalur memang bisa sangat tinggi dan akan mempersulit para pengrajin menentukan harga jual demi memperoleh keuntungan yang minim. Harga barang jadi bahkan bisa dikatakan lebih murah yang akhirnya membuat pengrajin kalah saing dengan produk-produk impor tersebut dikhawatirkan akan mematikan langkah masyarakat kecil dan menguntungkan importir nakal. Pedagang di daerah juga tidak mau rugi untuk menyediakan resin dengan penggunaan sedikit tentunya disebabkan harga kirim dan ijin ini itu yang akan membuat harga melambung tinggi. Kenyataan ini tentunya juga akan mengurangi frekuensi perputaran modal yang dimiliki para penjual eceran. Inilah dilemma.
Di forum-forum dan kolom komentar sering sekali ditemukan pertanyaan yang terdengar sangat tidak asing yaitu "di mana resin dijual?" atau "resin merek apa yang bagus/cocok?". Jawabannya tidak lain adalah di toko bangunan atau toko kimia terdekat (kalau ada). Tapi jangan khawatir kalau tidak ada, karena untuk sekedar hobby, memang tidak ada salahnya kita merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan resin sesuai kebutuhan hobby kita tersebut tidak lain harus beli online yang sebagian juga sudah tidak menambahkan ongkos kirim alias gratis dengan syarat-syarat tertentu. Bisa saja hobby ini menjadi menguntungkan tergantung kemauan kita masing-masing karena peminat kerajinan tangan tidak semua sama dan banyak yang juga memilih produk lokal yang lebih memiliki kharakteristik unik dan disinilah kita dituntut untuk lebih kreatif memproduksi barang yang berbeda dan lebih menarik dengan produk impor.
Baca juga: Peluang Usaha Kecil Menengah seputar Kerajinan Resin
Dalam kesempatan ini akan saya sampaikan beberapa jenis resin sesuai fungsinya dan ada di pasaran juga beberapa penjual yang direkomendasikan sebagai bahan pertimbangan untuk calon pembeli. Mohon di catat, Kerajinan Kreatif tidak jualan, tidak memiliki toko dan tidak mendapatkan imbalan dari tautan toko online yang akan disebutkan dibawah ya๐Ÿ˜…. Mudah-mudahan dengan adanya artikel ini diharapkan penjual produk terutama resin, semakin banyak yang memberikan penjelasan, petunjuk dan saran secara detil mengenai produk yang dijualnya untuk membantu calon pembeli dalam menentukan pilihan yang sesuai.

RESIN EPOXY
Resin epoxy sangat kuat dan banyak digunakan sebagai adhesive ataupun komposit di industri-industri besar seperti perkapalan sehingga jarang dipakai untuk kerajinan-kerajinan yang sifatnya hanya sebagai hiasan. Jenis resin memiliki viskositas medium-tinggi (13.000 mPa.s) dan daya tahan panas yang tinggi sehingga disebut resin premium sesuai dengan kualitas dan harganya yang cukup mahal. Takaran perbandingan umum epoxy adalah 1:1 untuk resin dan katalisnya. Beberapa merek yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:
1. Eposhon
Eposchon adalah epoxy buatan Jerman yang terdiri dari 2 bagian yaitu Part A dan Part B. Epoxy B (EpoxyHardener) disebut juga EPH555 untuk type bening. Resin Epoxy A dan merupakan pasangan resin dengan perbandingan penggunaan 1:1 atau 2:1 untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hal ini tentunya akan mengakibatkan adanya spekulasi perbandingan di berbagai daerah di Indonesia, sehingga dibutuhkan sedikit trial and error dari patokan formulanya. Epoxy ini bisa dibeli disini, disini dan disini
2. Milan (Lem/Adhesive)
Lem epoxy Merk Milan adalah buatan Jerman meskipun namanya kota Italia. Produk ini merupakan lem dua komponen yang diformulasikan khusus untuk merekatkan hampir segala jenis bahan seperti: Kayu, Aluminium, karet, formica, kaca, keramik, porselin, besi dan sebagainya. Epoxy ini juga dapat dipergunakan sebagai pengisi rongga-rongga pada sambungan (gap filling), memiliki ketahanan yang baik terhadap air dan beberapa bahan kimia lainnya seperti alkohol, alkali dan asam. Hasilnya setelah kering akan berwarna bening oleh karena itu bisa juga untuk cor kayu. Epoxy ini bisa kita beli disini atau disini.
3. Epoxy Merek Lain
Epoxy banyak diproduksi dalam bentuk kalengan oleh produsen-prodused cat ternama dan sudah tersebar keseluruh penjuru tanah air. Mudah-mudahan bisa jadi solusi bagi yang hobby bermain kayu. Selain untuk kayu, beberapa produk ini juga bisa diaplikasikan sebagai coating lantai, keramik dan permukaan lain. Jenis terlengkap bisa dicari disini.

RESIN VINYLESTER
Resin vinylester lebih kuat dari UPR dan lebih rendah dari epoxy tetapi beberapa merek sudah diformulasikan untuk menjamin kekuatan dalam pembuatan kapal dan barang-barang lainnya. Resin ini banyak juga digunakan sebagai bahan pembuatan kerajinan hiasan, pelapis kayu, pelapis meja dan perekat atau penambal kuat. Setelah melakukan pencarian, resin vinylester yang Kerajinan Kreatif dapatkan hanya 1 atau mungkin masih ada tapi kurang dijelaskan mengenai jenis ini di situs Indonesia.
Ripoxy R-802 EX-1
Ripoxy R-802 EX-1 adalah tipe resin Vinyl Ester yang memiliki daya tahan korosif yang sangat baik serta daya tahan panas yang tinggi. Hasil jadi memiliki karakteristik mekanik yang sangat baik dalam hal ketahanan dan elongasi. Tipe resin ini sudah memenuhi syarat Lloyd's Register's (LR) Rules and Regulations untuk penggunaan dalam bidang pembuatan kapal. Resin ini harus dicampur dengan promotor atau katalis Mepoxe sebanyak 2.5%. Resin dan katalisnya bisa dibeli disini atau disini.

RESIN POLYESTER (UPR)
Resin Polyester adalah resin yang paling banyak digunakan untuk kerajinan dekorasi dan fiberglas seperti cetakan semen, menambal kapal, pembuatan tangki air dan lain sebagainya. Resin ini diformulasikan
1. Resin 108 (Yukalac C-108B) Bening
Yukalac C-108B adalah tipe resin yang berwarna sangat bening, sangat cocok digunakan untuk pembuatan barang cetakan, seperti perhiasan, mainan dan berbagai macam suvenir. Tipe resin ini sudah berpromotor tetapi tetapi penambahan Promotor E dianjurkan untuk mempercepat curing time sehingga mempermudah pengerjaan. Formulasi dianjurkan adalah penambahan Katalis MEPOXE 0.3 - 0.5%. Resin ini bisa dibeli disini, disini atau disini.
2. Resin Lycal Bening
Resin lycal adalah resin bening yang sering digunakan dalam pembuatan kerajinan hiasan dan piagam transparan juga papan nama. Resin lycal bisa dibeli disini, disini dan disini.
3. Resin 157 (Yukalac 157 BQTN-EX) Keruh / Butek
Yukalac 157 BQTN-EX adalah tipe resin General Purpose, umum digunakan untuk pembuatan berbagai jenis barang FRP dengan cara hand layup maupun spray up molding. Tipe resin ini sudah memenuhi syarat Lloyd's Register's (LR) Rules and Regulations dan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk penggunaan dalam bidang pembuatan kapal. Tipe resin ini mengandung thixotropic yang membuatnya lengket, serta sudah berpromotor. Formulasi dianjurkan adalah penambahan Katalis MEPOXE 1%. Resin ini bisa dibeli disini, disini dan disini.

Demikian beberapa jenis resin yang banyak dipasaran yang mungkin tidak ada dijual di daerahmu. Semoga tautan di atas bisa membantu mempermudah pencarian resin yang sesuai dengan kebutuhan dengan harga yang masih dalam batas wajar.

Thursday, November 23, 2017



Sudah bukan rahasia lagi kalau kerajinan fiberglass sangat menguntungkan baik buat pemakaian sendiri maupun komersial yang bisa menghasilkan omset puluhan juta perbulan apabila ditekuni dengan baik. Orang-orang yang awam tetapi tertarik mengenai kerajinan resin fiberglass wajar bila merasa bingung harus mencari tahu lebih dalam mengenai kerajinan ini karena terbatasnya pembahasan terperinci yang bisa didapatkan. Keterbatasan ini juga ditambah oleh kurangnya wawasan atau mungkin kemauan pedagang dalam menjelaskan kepada konsumennya mengenai kekurangan atau kelebihan barang-barang tertentu seakan-akan hanya memikirkan keuntungan semata. Sangat senang rasanya membaca ulasan beberapa pedagang mau dan ikhlash meluangkan waktunya untuk menulis blog atau artikel mengenai produk yang dijualnya dengan terperinci, semoga sukses buat mereka, dan tentu sangat membantu para calon pembeli sekaligus calon pengrajin Indonesia dalam berkreasi.
resin-fiber
Resin Fiber
Dalam tulisan ini, dengan keterbatasan pengetahuan dan meskipun tidak banyak, akan dijelaskan sebaik mungkin mengenai salah satu bahan komposit fiberglass yang bisa dikatakan komposit utama yaitu serat kaca atau mat untuk menghindari kerugian waktu maupun materi hanya karena kesalahan pemilihan. Standar keamanan dan keselamatan sudah menjadi patokan utama dalam pemakaian bahan ini karena tidak semua bahan fiberglass mat berfungsi sama sebagai penguat komposit resin fiberglass. Dikatakan demikian karena ada sebagian serat kaca yang sengaja dirancang dan diproduksi bukan untuk penahan beban besar seperti badan kapal, penampung air, papan seluncur, dan banyak lagi, tetapi ada juga yang hanya untuk sekedar model, mainan atau hiasan saja. Berikut adalah beberapa serat kaca yang sering kita jumpai:
  • Chopped Strand Mat (CSM): Jenis serat kaca dengan anyaman yang diproduksi secara acak kebarbagai arah dan tidak beraturan. Serat kaca inilah yang paling banyak digunakan oleh pengrajin fiberglass karena harga yang relatif murah dan mudah digunakan. Kalau diterjemahkan secara harafiah ke bahasa Indonesia, chopped strand mat artinya adalah helaian handuk cincang๐Ÿ˜. Memang benar kenyataannya, jenis serat kaca ini memang seperti kumpulan serat-serat yang dicincang dan dibentuk menjadi satu helai atau lembaran baru. Jenis serat ini sangat cocok sebagai penguat resin type polyester dan epoxy karena sudah mengandung bubuk pengikat yang akan bereaksi apabila terkena resin. Kapasitas serap yang bisa mencapai 1½ ukuran beratnya membuat jenis serat kaca ini cukup kuat digunakan untuk menopang beban besar. Ketebalan serat ini pun diproduksi berbeda-beda dari yang tipis hingga yang tebal dan kadang dipadukan dengan serat yang lebih baik yaitu Woven Roving Mat. 
  • Woven Roving Mat (WRM): Jenis serat kaca yang diproduksi dengan anyaman yang rapi dari dua arah yaitu horizontal dan vertikal dengan kekuatan beban yang sama. Jenis serat kaca ini sering juga disebut type (0°/90°) mengikuti sudut horizontal dan sudut vertikal yang dibentuk anyamannya yang berati kuat menahan beban kedua arah tersebut dan lemah ke arah diagonal atau 45°. Tetapi jenis serat kaca ini tetap banyak digunakan dan telah diuji kekuatannya dalam perkapalan terutama yang banyak disebut dengan WR600 (Woven Roving 600gram / m²) yang cukup tebal untuk 1 lapis / meternya. Kelebihan lain serat ini adalah pemakaian resin yang relatif lebih kecil dibanding CSM yaitu 1:1 dan hal ini menjadi pertimbangan bagi produsen peralatan dan kapal berbahan fiberglass untuk tujuan komersial. Produsen-produsen serat kaca juga tidak kalah cerdik menciptakan jenis serat baru yaitu menggabungkan jenis yang hampir mirip dengan WRM dan CSM tetapi dengan memebentuk arah serat 45° menjadikan jenis serat kaca baru yang disebut dengan Biaxial Mat.
  • Biaxial Mat (BX): Disebut juga biax fiberglass dan seperti dijelaskan di atas, jenis serat ini adalah ibarat perpaduan antara Woven Roving Mat (WRM) dan Chopped Strand Mat (CSM) yang dijahit hingga membentuk kekuatan yang maksimal. Arah untaian serat yang membentuk 45° dan CSM dilapisan bawahnya menjadikan serat ini lebih kuat dari kedua jenis sebelumnya. Kelebihan lain jenis serat ini adalah berkurangnya penggunaan serat yang berlapis-lapis dan disebut-sebut lebih hemat dalam penggunaan resin dibanding CSM dan WRM. Jenis serat Biaxial ini disebut  (+/- 45°) sesuai dengan arah untaian serat yang dibentuk membuat penggunaan jenis serat fiber yang satu ini sangat mudah karena mampu mengikuti lekukan permukaan yang dilapisi dengan jauh lebih baik. Kalau kita pernah mendengar seri serat BX1708, itu karena penggunaan lapisan depan seberat 17oz (17 ons) dan lapisan belakang dengan serat seberat 8oz (8 ons) sehingga total berat biaxial matnya adalah 25oz (25 ons). Secara internasional, ukuran yang dipakai adalah Oz atau Ons atau sekitar 28,35 gram untuk setiap ons-nya.


Demikian tiga jenis serat kaca yang banyak digunakan berdasarkan bentuk untaian seratnya dan ketiga serat kaca di atas cocok digunakan untuk pembuatan barang-barang yang membutuhkan daya tahan bocor, nilai ekonomis, kekuatan, TETAPI tidak terlalu menuntut sifat yang ringan misalnya tangki air, perahu, kano, surf board, dan masih banyak lagi.
Untuk barang-barang yang menuntut keringanan tetapi kuat adalah serat karbon (Carbon Fiber) atau sering disebut dengan CF atau Graphite Fiber atau Graphite Fibre. Sejak tahun 70an serat ini sudah mulai populer dan diproduksi besar-besaran seiring meningkatnya kebutuhan pasar yang menuntut kedua karakteristik tersebut yaitu kuat tetapi ringan. Kelebihan lain serat karbon ini adalah sifat kaku lenturnya, ketahanan terhadap suhu panas dingin yang ekstrim dan ketahanannya terhadap reaksi kimia yang besar. Serat karbon banyak digunakan dalam pembuatan pesawat terbang, pertahanan persenjataan, teknologi tinggi, olah raga profesioanal seperti mobil balap, sepeda balap, alat pancing, dan lain sebagainya.
Baca juga: Mengenal Karakteristik Resin Polyester dan Resin Epoxy Lebih Jauh
Selain arah anyaman/untaian serat di atas, berikut ini ada beberapa hal yang juga tidak kalah pentingnya untuk kita ketahui sebelum memilih serat kaca yang sesuai kita gunakan yaitu ukuran satuan penjualan yang digunaan. Serat kaca dihitung bukan berdasarkan lebarnya seperti membeli kain tetapi dengan berat bahan itu sendiri sebagai contoh, yang banyak dijual adalah 200gr dan 300gr yang artinya berat gulungan per-meter adalah 200 dan 300 gram. Tetapi kenyataannya, yang dijual adalah per-meter yang berat setiap meter persegi (m²) adalah 800gr. Ini kadang menimbulkan kebingungan mengenai jenis serat kaca yang akan dibeli. Kenapa kita membutuhkan ukuran berat bukan ukuran lebar? Jawabannya adalah karena serat kaca dirancang sesuai dengan penggunaan resin sesuai dengan beratnya untuk menjamin kekuatan yang dihasilkan dan dengan mengetahui berat serat kaca per meter tentu saja kita bisa dengan mudah menentukan berapa banyak resin dan serat kaca yang harus kita persiapkan untuk bidang permukaan yang kita inginkan. Hal ini akan mengurangi pemborosan dan kesulitan menentukan harga yang sesuai dengan bahan bagi pengrajin komersial atau pengusaha kerajinan ini. Beberapa jenis serat kaca sesuai dengan karakteristiknya memerlukan jumlah resapan resin yang berbeda seperti 1:1 untuk Woven Roving Mat dan 1:1½ untuk Chopped Strand Mat.
Demikian penjelasan mengenai beberapa jenis serat kaca yang banyak atau umum digunakan dalam dunia produksi material berbahan fiberglas yang sedikit banyaknya diharapkan bisa menambah pengetahuan sobat-sobat kerajinan kreatif dimanapun berada. Sebenarnya masih ada beberapa jenis fiberglass mat untuk resin yang perlu kita ketahui, silahkan tonton video di bawah ini.
Terima kasih dan selamat berkreasi.



Judul Video: Yuk, Kenali Dulu Beberapa Fiberglas Mat Resin ini
Youtube Channel: Kerajinan Kreatif
Durasi: 6 menit 45 detik



Monday, November 20, 2017

Dari sejak kecil kita sudah pasti sering bermain lipat kertas hingga membentuk mainan atau prakarya yang dikenal dengan origami . 
Sebenarnya teknik lipat kertas ini sudah lama ada sejak jaman dulu dan pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan, ahli matematika dan mesin Islam yang bernama Ismail al-Jazari (1136-1206).
Dalam tulisan ini akan kita bahas dan kupas tuntas hal yang berkaitan dengan teknik lipat kertas modern dan lebih rumit yaitu pepakura dengan bantuan perangkat lunak viewer yang bisa di download gratis yaitu Pepakura Designer.

Apa itu Pepakura Designer?
Pepakura Designer adalah perangkat lunak untuk mencetak bentuk model 3D yang serumit apapun ke atas kertas menjadi bentangan bagian-bagian model 3D tersebut. Kita bisa menggunakan program ini secara gratis untuk menampilkan saja tetapi untuk mengekspor file kita harus membayar lisensi sebesar US$38. Program ini bisa membuka file ber-format ekstensi .3DCG. Sebenarnya banyak freeware dan boleh kamu lihat di sini.

Apa saja yang kita butuhkan?
Kertas tentu saja ya, dan kertas yang kita gunakan sebaiknya kertas tebal atau boleh di cetak di atas kertas HVS kemudian ditempel ke kertas tebal sebelum 'bermain'. Berkreasi dengan pepakura yang sudah di cetak tidaklah begitu mahal dan bisa didapatkan dengan mudah di toko-toko buku yang diantaranya adalah:
  • Gunting atau Pisau Cutter
  • Lem kertas / Lem Putih. Sebaiknya menggunakan lem tetes cyanoacrylate atau lem setan untuk perekat sementara karena bisa ditetes dan cepat kering. Boleh juga dibantu dengan menggunakan selotip kertas yang meskipun sedikit merepotkan tetapi terbukti bagus.
  • Kuas untuk melapisi bagian yang perlu ditutupi dengan lem putih.
  • Penggaris untuk membantu melipat lurus.
  • Paku atau obeng tumpul untuk memberi tanda dan membantu melipat garis melengkung.
  • Dempul kalau memang serius menjadikan karya pepakura menjadi lebih kokoh.
  • Cat kalau ingin mewarnai dan tidak perlu kalau sudah di cetak warna.
  • Alas potong atau selembar kayu triplek juga bisa.
  • Alas boleh menggunakan aluminium foil atau plastik agar pepakura tidak merekat.
Singkatnya, adalah mencetak, menggunting dan menempel semua bagian menjadi satu bentuk model sesuai yang kita cetak. Mohon diingat bahwa hobby ini sangat membutuhkan kesabaran dan yang paling penting, waktu. Pandai-pandailah memanfaatkan waktu luang๐Ÿ˜.

Mungkin ada kegagalan atau kebingungan yang timbul pada saat melipat dan menggunting kertas sebelum menempel. Perlu diperhatikan tanda garis yang ada di hasil cetak dan masing-masing garis memiliki fungsi petunjuk tersendiri sebagai berikut:
  • Garis putus-putus artinya LIPAT KE ATAS
  • Garis normal artinya GUNTING / POTONG
  • Garis Titik Garis Titik artinya LIPAT KE BAWAH
Dengan memahami arti garis tersebut kita tidak akan merasa bingung lagi. Sketsa yang lebih jelas silahkan lihat gambar di bawah ini:
Garis-garis Pepakura
Garis-garis Pepakura 


Untuk cara yang cukup mudah, silahkan saksikan video di bawah ini. Jangan lupa subscribe ya:
Judul Video: Membuat Model Kertas Sederhana dengan Pepakura
Youtube Channel: Kerajinan Kreatif
Durasi: 5 menit 10 detik


Demikian cara membuat model kertas dengan pepakura, semoga bermanfaat bagi semua. Apabila ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar dan silahkan juga berbagi untuk kita semua. Terima kasih.

Friday, November 17, 2017

Pekarangan rumah bisa dimanfaatkan menjadi tempat berkumpul keluarga dan merupakan taman bermain bagi anak-anak. Taman tidak terlepas dari meja dan kursi untuk tempat duduk bersama anggota keluarga di hari libur dan itu bisa dibuat sendiri dari bahan semen maupun sisa-sisa kepingan beton disekitar rumah.
Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan cara membuat meja sederhana berukuran 60 x 40 cm dengan cara yang sangat sederhana tetapi bisa menghasilkan corak permukaan meja semen menarik. Ide membuat meja ini sebenarnya dimulai dari 2 buah kepingan semen berukuran 25 x 40 cm dengan tebal sekitar 3 cm yang sudah lama tidak terpakai dan sayang rasanya kalau dibuang. Semen yang sudah lama biasanya tidak akan merekat kuat pada semen baru dan akan dijelaskan cara mengakalinya di langkah-langkah di bawah ini nantinya.
meja-taman-unik-dari-semen
Meja Taman Unik dari Semen
Persiapan yang dilakukan adalah menyediakan 4 potong kayu ukuran 1x2 atau 2x2 untuk digunakan sebagai penopang yang membentuk persegi berukuran 60 x 40 cm dimana kedua kepingan akan disambung dengan semen cor menjadi kepingan baru seukuran dengan rangkaian kayu yang dibentuk di atas. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Bentangkan sehelai koran di atas meja sebagai alas agar semen tidak menempel di atas permukaan meja dan agar lebih mudah dilepas.
  2. Keempat kayu disusun di atas koran menjadi bidang persegi dan ujung setiap sambungan disatukan dengan menggunakan staples tembak agar mudah dilepas setelah semen cor mengeras.
  3. Aduk semen, pasir dan air dan isi kedalam bidang sambungan kayu hingga mencapai ketebalan 5 cm.
  4. Letakkan kedua kepingan semen ke dalam bidang persegi yang sudah terisi semen cor tepat di masing-masing sisi dan akan membentuk celah antar kedua keping sekitar 10 cm.
  5. Buat campuran perekat semen lama dengan semen baru dengan komposisi 20:10:1 semen putih, air dan sika. Aduk hingga benar-benar rata.
  6. Basahi kedua sisi kepingan dengan semprot air (gun sprayer) dan oleskan dengan campuran perekat yang telah dibuat dengan menggunakan kuas.
  7. Kuaskan juga semen putih ke permukaan kepingan dan tuang hingga menutupi semua permukaan kepingan semen lama.
  8. Buat campuran semen aci warna marun dan air lalu tuangkan sedikit demi sedikit untuk membentuk corak sesuai selera. Ratakan dengan menggunakan spatula.
  9. Campur semen putih, pasir kasar hias (saya ambil dari pantai), air dan sedikit sika lalu aduk hingga rata.
  10. Tuang campuran/adukan ke celah kedua kepingan beton hingga penuh dan rata dengan permukaan kepingan tersebut. Ketuk perlahan-lahan untuk memadatkan campuran dan tekan ke arah kedua sisi kepingan untuk memperkuat sambungan semen lama dan semen baru.
  11. Setelah campuran semen putih dan pasir kasar hias agak mengering, lap permukaannya dengan menggunakan busa agar tekstur pasir kasar dan menambah nilai artistik.
  12. Biarkan hingga kering dan amplas agar corak yang dihasilkan semen aci merah marun lebih indah.
Demikkian cara membuat kepingan meja taman yang bisa diletakkan di atas batu, tiang cor atau besi sebagai penyanggahnya. Untuk lebih jelasnya, dilahkan tonton video di bawah ini.

Judul Video: Membuat Meja Taman Unik dari Semen / Beton Cor
Youtube ChannelKerajinan Kreatif
Durasi: 10 menit 41 detik

Monday, November 13, 2017

Mengabadikan momen penting yang kita sukai memang sudah menjadi satu keharusan sejak dulu dan banyak cara yang bisa kita lalukan untuk itu, salah satunya adalah dengan mengambil gambar atau foto. Tetapi kurang puas rasanya kalau foto hanya disimpan dalam album atau menyimpannya secara online karena selain merepotkan, foto juga bisa rusak atau terhapus.
Cara yang sudah cukup populer untuk mengawetkan dan mempercantik foto adalah melapisinya dengan resin.
Foto yang telah dilapisi dengan resin akan awet karena tertutup rapat di dalam lapisan keras kedap udara. Disamping itu, cara ini juga akan menambah nilai artistik foto hasil cetak dan cocok cocok dijadikan sebagai hadiah istimewa di event-event penting tahunan seperti ulang tahun dan hari jadi lainnya.
Menuang Campuran Resin ke Permukaan Foto
Melapisi foto dengan resin mungkin sangat mudah kedengarannya, tetapi dalam kenyataannya banyak hal-hal yang perlu kita pahami dan ketahui secara terperinci untuk menghindari kegagalan. Lantas bagaimana cara melakukannya? Simak terus ulasan dibawah ini.
Sebelum memulai pekerjaan ini, sebaiknya kita memikirkan kesehatan dengan mengenakan perlengkapan seperti masker dan sarung tangan karet. Menutupi permukaan meja yang kita gunakan seluas mungkin misalnya dengan plastik atau kertas koran sangatlah penting karena resin merupakan cairan yang lumayan susah untuk dihilangkan. Membersihkannya dari permukaan meja dengan cara biasa tidak akan menghilangkan lengket yang ditimbulkan dan penggunaan bahan-bahan kimia seperti aseton yang memang merupakan pelarut resin juga bisa merusak lapisan cat di permukaan meja tersebut. Semua bahan dan alat yang kita butuhkan juga harus dilengkapi terlebih dahulu untuk menghemat waktu karena proses pengerasan resin hanya membutuhkan waktu sebentar. Ada baiknya pertimbangkan juga juga alas untuk kayu kanvas foto agar tidak tersentuh langsung ke permukaan meja misalnya dengan kayu tebal yang lebih kecil sekitar 5 cm. Yakinlah kalau hal ini penting pada saat merapikan lapisan resin pada sisi-sisinya.
Alat-alat dan bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
  • Foto yang akan diawetkan, ini wajib ada ya ๐Ÿ˜…
  • Kayu sebagai kanvas seukuran dengan foto yang akan dilapisi
  • Resin dan Katalis sebagai bahan utama lapisan foto
  • Lem putih atau lem kayu PVAc (Plyvinyl Acetate) seperti yang dikandung lem fox
  • Gelas plastik untuk wadah mencampur resin dan katalis
  • Sendok plastik atau stik es krim untuk mengaduk campuran
  • Alat ukur untuk menakar perbandingan resin dan katalis
  • Kuas Bulu untuk menyapukan lem putih (opsional)
  • Kuas Busa atau rakel karet untuk menebar dan meratakan lapisan resin. Alat ini juga bisa digunakan untuk menyapukan lem putih
  • Sehelai kertas putih bersih atau plastik mika taplak meja seukuran atau lebih besar dari foto
  • Penggaris atau rol karet yang rata untuk meratakan foto mirip penggilas nastar ibu-ibu
  • Hair dryer, disarankan peniup panas (heat gun) atau lebih baik lagi adalah blow torch yang biasa digunakan untuk barbeque atau pengelasan ringan. Alat ini berguna untuk mengurangi gelembung udara serta meratakan permukaan resin yang dituang.
Setelah semua lengkap tersedia, berikut langkah-langkah melapisi permukaan foto yang baik dan benar sesuai pengalaman:

1. Melapisi permukaan kayu dengan lem putih
Foto yang ditempelkan ke kanvas kayu harus benar-benar rata. Caranya adalah dengan melapisi lem ke permukaan kayu dengan rata juga boleh menggunakan kuas atau rakel karet untuk mengoleskan lem. Untuk menghasilkan olesan lem yang tidak menggumpal, lem putih bisa bisa diencerkan sebanyak 5% tetapi tidak disarankan menggunakan air tetapi dengan spiritus atau metanol. Kenapa? Metanol adalah sejenis alkohol dengan penguapan yang cukup cepat sempurna dan akan meninggalakan lem tanpa mengurangi daya rekat asli lem tersebut. Apabila menggunakan air, proses pengeringan akan membutuhkan waktu yang lebih lama juga akan mempengaruhi kerapian kertas foto. 
Melapisi Kayu Kanvas dengan Lem Putih
Melapisi Kayu Kanvas dengan Lem Putih
2. Menempelkan Foto ke base kayu
Setelah lem tersebar merata di permukaan kayu, foto sudah bisa direkatkan mulai dari sudut ke sudut. Lapisi permukaan foto yang sudah direkatkan dengan kertas putih bersih, lalu gunakan penggaris untuk merapikannya permukaannya agar merekat rata dengan kayu. Tunggu hingga kering selama 15-20 menit.
Menempel Foto ke Kayu Kanvas
Menempel Foto ke Kayu Kanvas
3. Melapisi Permukaan Foto dengan Lem Putih
Nah, ini hal yang paling penting dalam proses ini. Alasan melapisi permukaan foto dengan lem adalah untuk menghindari kualitas foto yang akan rusak apabila terkena langsung dengan resin. Proses pengerasan resin bukanlah karena udara tetapi karena panas yang ditimbulkan reaksi kimia sejak resin dan katalis tercampur rata. Panas yang timbul akan mengakibatkan degradasi warna bahkan bisa merusak tinta foto yang kita gunakan tergantung kualitas kertas dan tinta printer itu sendiri. Tinta printer inkjet dan laser kebanyakan berbahan dasar resin dan akan bersenyawa dengan campuran resin tuang yang akan dijadikan sebagi pelapis. Karena lem kayu PVAc adalah berbahan dasar air, sudah tentu resin tidak akan bersenyawa atau bercampur larut dengan lem tersebut.
Melapisi Foto dengan Lem Putih
Melapisi Foto dengan Lem Putih
4. Proses Mencampur Resin dan Katalis
Proses ini tidak kalah pentingnya dan sedikit memusingkan pada awalnya bagi saya karena beda resin beda juga takarannya. Ada baiknya dengan coba-coba dengan takaran sedikit bagi yang masih belum memahami takaran yang tepat sampai berhasil sesuai keinginan. Resin yang cocok untuk melapisi foto adalah type resin akrilik atau resin epoxy bening yang takarannya juga berbeda. Resin Akrilik biasanya menggunakan perbandingan 3:1 untuk resin dan katalis, sementara Resin Epoxy biasanya menggunakan perbandingan 1:1. Biasanya resin dan katalis dijual sepaket tetapi sebaiknya baca petunjuk atau tanyakan penjualnya untuk menghindari kegagalan pencampuran.
Mencampur Resin dan Katalis
Mencampur Resin dan Katalis
5. Menuang Campuran Resin ke Permukaan Foto
Resin menyebar dengan baik dan akan rata dengan sendirinya, oleh karena itu tuanglah resin sedikit demi sedikit tepat di tengah foto mengikuti panjang permukaan foto agar tidak luber ke sisinya. Dengan menuang perlahan, proses ini juga sudah membantu mengurangi gelembung udara yang bisa terjebak di dalam lapisan.
Menuang Campuran Resin ke Permukaan Foto
Menuang Campuran Resin ke Permukaan Foto
6. Meratakan Lapisan Resin
Gunakan kuas busa atau rakel karet untuk menyebarkan resin sekaligus meratakan kesegala arah sekaligus menjaga agar resin tidak tumpah melewati sisi permukaan kayu kanvas. Jangan lupa merapikan semua sisi kayu untuk hasil yang maksimal. Gunakan juga penyemprot uap panas (heat gun) atau semprot api (blow toch) selama proses meratakan permukaan lapisan resin. Uap panas yang dihasilkan alat ini akan membantu mencairkan resin dan memudahkan gelembung udara yang terjebak naik keatas. Keenceran yang dihasilkan uap panas juga membantu resin merata dengan sendirinya. Usahakan jangan sampai mengenai sisi kayu kanvas karena akan merusak bahkan bisa membakar karena lapisan resin lumayan tipis pada bagian itu.
Meratakan Lapisan Resin
Meratakan Lapisan Resin
7. Selesai 

Pengeringan resin tergantung pada cuaca dan jenis resin yang digunakan dan biasanya akan mengeras dalam waktu 1-2 jam. Ada baiknya membiarkannya seharian dan tetap lindungi dari debu atau serangga yang mungkin hinggap dengan menutupinya misalnya menggunakan tutup kotak styrofoam.

Prose Pengerasan
Prose Pengerasan
Demikian langkah-langkah melapisi foto dengan resin yang diharapkan bisa jadi bahan pertimbangan dalam mengawetkan foto kesayangan sobat-sobat kreatif semua. Apabila ada kritik, pertanyaan atau masukan lain silahkan menuliskannya di kolom komentar.
Semoga bermanfaat!

Friday, November 3, 2017

Kerajinan resin menarik untuk dikerjakan karena selain sebagai penyalur hobby juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Tetapi ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan dalam kerajinan resin untuk memperoleh hasil yang memuaskan dan tidak merugi dalam hal waktu maupun materi.
Tidak sedikit yang merasa depresi akibat kegagalan yang dialami dalam kerajinan resin seperti hasil yang tidak sempurna karena tidak mengeras, tidak mengkilat, masih lengket dan masih banyak lagi. Tidak sedikit juga yang merasa masih bingung akan campuran yang tepat agar hasil kerajinan resin sempurna.

hal-penting-Resin
Resin
Tetapi menyerah bukanlah pilihan yang tepat karena disetiap permasalahan pasti selalu ada solusi yang bisa kita gunakan untuk menyelesaikannya.
Baca jugaPengenalan Resin dan Katalis serta Takaran Tepat Perbandingannya
Di bawah ini, saya coba jabarkan beberapa hal penting yang sifatnya mendasar dalam bidang kerajinan resin yang diharapkan bisa mengurangi masalah-masalah yang sering Anda hadapi:
1. Cetakan Resin
Dalam kerajinan resin seperti gantungan kunci, pin baju, papan nama, melapisi kayu dan lain-lain tidak jarang menghasilkan permukaan yang tidak licin mengkilat dan penyebab utama hal ini adalah cetakannya sendiri. Permukaan cetakan yang berkabut pasti akan menghasilkan permukaan resin yang berkabut. Sebaliknya, permukaan cetakan yang licin mengkilat pasti akan menghasilkan resin dengan permukaan yang mengkilat juga. Cetakan yang terbuat dari plastik lebih cenderung menghasilkan resin yang lebih mengkilat dibanding cetakan dari karet silikon meskipun permukaan karet silikon tersebut mulus dikarenakan resin akan terbentuk lebih baik dengan dinding dan lebih keras. Sebenarnya ada 3 (tiga) cara merubah tampilan permukaan resin yang berkabut menjadi lebih gloss atau mengkilat. Pertama, yaitu dengan mengamplas halus atau memoles gerinda kapas, kedua mengolesi dengan cat atau lem yang mengkilat dan yang ketiga yaitu menggunakan panas api bertekanan seperti flame torch.
2. Mengetahui Sifat Benda yang Akan Dilapisi Resin
Melapisi resin ke benda-benda seperti gambar stiker, lukisan atau foto memang sangat mengasyikkan dan bisa merubah tampilannya menjadi jauh lebih elegan dibanding dengan menggunakan bingkai. Tetapi ada hal penting yang harus kita ketahui yaitu tinta yang digunakan untuk mencetak gambar. Tinta printer merupakan alternatif pewarna resin dan larut secara kimiawi dengan cairan resin dan sudah tentu akan merusak gambar atau foto yang telah kita lapisi dengan resin kecuali bahan dasar pewarna gambar atau lukisan adalah berbahan dasar air seperti cat lukis air. Karena kebanyakan menggunakan printer atau mesin cetak dengan tinta yang umum larut dengan resin, solusinya adalah dengan melaminating gambar, stiker atau foto tersebut terlebih dahulu atau melapisi seluruh permukaannya dengan lem atau cat berbahan dasar air (waterbase). Harap diketahui bahwa resin akan merusak foto bahkan dari belakan kertas foto sekalipun.
3. Cuaca dan Kelembapan Udara
Usahakan tidak melakukan kegiatan resin pada malam hari karena hasilnya tidak akan bagus terlebih-lebih apabila cuaca dipagi hari tidak cerah atau bahkan hujan. Resin mengeras dikarenakan panas yang dihasilkan dari proses ikatan kimia antara resin + katalis di 30 menit pertama dan hal ini akan terganggu cuaca yang tidak mendukung. Sebaiknya lakukanlah kegiatan resin pada saat cuaca cerah, kering dan panas.
4. Perbandingan Resin dan Katalis
Gunakan takaran yang tepat untuk hasil maksimal. Penggunaan katalis yang terlalu banyak pada resin bening seperti Resin108 akan mengakibatkan warna menjadi menguning. Apabila berlebihan bisa mengakibatkan retak bahkan api dari panas yang berlebihan. Tambahkan katalis apabila terlanjur mencampur tetapi cuaca tiba-tiba berubah mendung atau pada saat-saat mendesak seperti mengejar waktu penyelesaian pekerjaan sebagai contohnya. Untuk perbandingan yang memang sering membingunkan, silahkan baca petunjuk pemakaian yang tertera di label resin bermerek seperti epoxy. Untuk resin biasa seperti resin 2668 gunakanlah perbandingan antara 100:1 untuk resin : katalis dan maksimal 100:5 untuk suhu rendah.
5. Umur Resin dan Katalis
Resin memiliki waktu kadaluarsa dan rata-rata adalh 6 minggu sejak tutup kemasan dibuka. Jangan menerima resin eceran yang sudah berumur lebih dari 6 minggu untuk menghindari resin yang tidak baik seperti permukaan yang bergelombang seperti kulit jeruk pada permukaan kayu. Gumpalan-gumpalan kecil juga akan terbentuk dengan sendirinya seiring dengan usia resin yang sudah melewati tanggal kadaluarsa.
6. Menentukan Type Resin
Kenalilah resin yang akan Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan Anda untuk mengurangi kerugian produksi. Untuk hiasan gantungan kunci sebaiknya menggunakan resin bening yang khusus seperti resin epoxy yang banyak dijual online dan tentunya dengan harga yang bisa mencapai dua kali lipat di banding resin untuk pekerjaan seperti perkapalan. Untuk pembuatan body motor atau fiberglas cukup menggunakan resin yang berjenis polyurethane seperti resin 157, biasa digabung dengan talek atau bedak bayi dan mat/serat kaca.
7. Membersihkan Resin
Tidak bisa dihindari kalau resin memiliki peluang untuk tumpah, menetes atau memercik ke sekitar permukaan meja atau wadah lain. Gunakan alas seperti koran atau alas lainnya untuk menghindari permukaan meja atau wadah yang lengket sepanjang masa. Apabila resin terlanjur tumpah menetes menetes, jangan gunakan air atau sabun karena bagaimanapun bekas resin akan tetap terasa lengket tetapi gunakanlah alkohol 70% untuk membersihkannya.
8. Gunakan Pelindung
Hal terakhir dan yang harus kita utamakan adalah kesehatan baik luar maupun dalam. Resin mengandung zat-zat kimia beracun yang apabila terhirup terus menerus dapat mengakibatkan timbulnya penyakit pernafasan akut. Oleh karena itu gunakanlah masker. Zat kimia yang dikandung resin juga berbahaya bagi kulit karena selain mengakibatkan iritasi juga bisa mengakibatkan penyakit-penyakit kulit lainnya akibat infeksi. Sekali lagi, gunakanlah pelindung karena tidak ada yang lebih utama selain kesehatan dan tindakan menghindari jauh lebih baik dari pada mengobati.

Demikian hal-hal penting yang perlu kita perhatikan dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan resin, semoga bermanfaat bagi semua. Apabila ada tambahan lain, silahkan sampaikan di kolom komentar. Setiap pertanyaan akan saya jawab sebaik yang saya bisa dan mungkin akan saya jadikan artikel menarik untuk pengetahuan kita bersama. Tak ada gading yang tak retak, ilmu manusia pasti ada batasannya dan harap maklum apabila ada kekurangan yang harus diperbaiki lagi. Terima kasih.

Wednesday, November 1, 2017

Masyarakat Indonesia terkenal dengan kreatifitasnya dan menurut riset mayoritas lebih memilih kreatif daripada pintar. Tapi bukan berarti masyarakat yang kreatif tidak pintar bahkan karena cara berfikir yang pintar itulah yang menumbuhkan jiwa kreatif yang intinya adalah: tanpa bekerja di perusahaan dan mengharapkan upah, masyarakat juga bisa memanfaatkan keterampilannya dan kreatifitasnya dalam mencari nafkah bahkan lebih dari sekedar memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ibu-ibu memiliki tanggung jawab besar dalam keluarga termasuk mengurus anak dan mengatur rumah tangga sudah banyak yang menjdi contoh motivasi dengan berkarya disela-sela kesibukannya. Sebagai contoh adalah kerajinan rumah tangga baik perorangan maupun kelompok yang bisa menghasilkan barang-barang cantik, unik dan laku dijual langsung maupun online dengan bantuan jejaring media sosial dan pasar online.





Berikut ini, Kerajinan Kreatif memberikan contoh-contoh hasil kerajinan ibu-ibu rumah tangga yang mungkin bisa menginspirasi Anda semua dalam mengisi waktu senggang, sekaligus menghasilkan pundi-pundi rupiah.


Lilin Warna Warni
Indonesia terkenal dengan kurangnya tenaga listrik dan seringnya mati lampu membuat lilin menjadi alternatif paling dicari sebagai penyuluh dalam kegelapan malam. Cieee... 
Selain itu, lilin juga bermanfaat sebagai hiasan yang memberi ketenangan dan juga menumbuhkan keromatisan suasana pada waktu-waktu tertentu. Acara-acara seperti perayaan ulang tahun juga tidak sedikit mengunakan jasa lilin ini.
Tentunya bosan ya melihat warna lilin yang itu itu-itu saja. Ya, putih sudah sangat umum diproduksi dan mengisi pasar memuat mereka yang berjiwa kreatif memanfaat kan warna-warna cantik sebagai tampilan menarik lilin-lilin sekarang. Cara membuatnya yang tidak sulit dan bisa dilakukan dimana saja menjadikan lilin warna menjadi salah satu produk kerajinan kreatif yang paling layak dicoba. Lilin-lilin putih yang dipanaskan dengan pastel krayon warna kemudian dimasukkan kedalam gelas-gelas kecil transparan beserta sumbu dari benang yang mudah didapatkan bisa menghasilkan produk yang memberikan tampilan menarik lilin yang sangat diminati masyarakat. Tunggu apa lagi, silahkan dicoba.


Aksesoris dan Perhiasan dari Tanah Liat Polimer
Kurang lengkap rasanya penampilan wanita yang bepergian tapa aksesoris dan perhiasan seperti kalung. Perhiasan ini bisa dibuat dari beragam bahan yang salah satunya adalah polimer clay yaitu sejenis tanah liat buatan dari campuran beberapa bahan ini. Berbagai bentuk cantik menarik sesuai selera bisa dibentuk dengan tangan dan diberi corak-corak menarik lainnya menggunakan alat seadanya. Rantai maupun tali unik dari berbagai bahan bisa didapatkan secara terpisah dan dirangkai sedemikian rupa menjadi hiasan menarik seperti kalung, gelang dan anting-anting dari Clay Polimer ini. Silahkan dikreasikan dengan warna-warna pastel, pasti akan menjadi salah satu incaran masyarakat dalam bahkan luar negeri dari tua maupun muda. Silahkan mencoba ya...

Clay Polimer Neclace
Clay Polimer Necklace by Etsy
Baca Juga: Cara Membuat Clay Porcelin Pengganti Tanah Liat 

Appron Cantik
Memasak tidak harus melulu mengenakan gaun wajib ibu-ibu rumah tangga loh yaitu DASTER polos. Tampil cantik pada saat memasak dipercaya menambah kelezatan masakan yang pasti membuat suami dan anak semakin sayang. Masasih... ๐Ÿ˜€. Itulah sebabnya appron banyak diminati kaum hawa (Chef kaum adam juga pakek). Appron-appron menarik penuh warna bisa diproduksi dirumah dengan modal mesin jahit dan keterampilan saja dan bahannya tidak perlu yang mahal yang penting memiliki corak dan warna menarik seperti gambar di atas. Kain-kain perca bisa juga menambah keindahan tampilan appron dengan perpaduan warna yang cocok tentunya.


Appron by Etsy
Appron by Etsy
Pembungkus Kado / Hadiah dari Kain (Fabric Gift Bag)
Hadiah-hadiah atau kado yang dibungkus dengan kertas sudah mainstream dan sudah waktunya membuat kreasi yang anti-mainstream seperti dari bahan kain ini. Banyaknya event-event yang memanfaatkan barang ini membuatnya jadi salah satu barang yang diminati dan banyak di cari di toko-toko online luar negeri seperti pada saat perayaan hari-hari besar. Selain sebagai pembungkus, tas kado cantik ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat barang-barang lainnya oleh si penerima kado. Bahan kain yang dibutuhkan tidak banyak yang penting bercorak menarik membuat karya kreatif ini tidak sulit untuk dikerjakan. Tidak sedikit orang yang suka mengoleksi kerajinan ini bahkan menjadikannya hiasan gantung di dinding kamar. Pilihan warna dan motif juga mendukung keberhasilan penjualan barang ini tentunya harus bisa dimodifikasi juga sesua dengan permintaan pelanggan. Menambahkan bordir nama atau kata-kata khusus sudah pasti menjadi nilai plus bagi bisnis ini. Selamat mencoba dan berkreasi. 
tas-hadiah-kain
Fabric Gift Bag by CraftSnoob


Tas Belanja dari Kain (Fabric Shopping Bags)
Belanja dengan keranjang belanja plastik dan warna yang polor sudah terlalu sering kita lihat. Penampilan juga perlu diperhatikan pada saat berbelanja tentunya dengan tas belanja yang cantik seperti berikut diyakini akan membuat lebih percaya diri. Tas cantik dan unik dari bahan kain ini juga nayak diminati kaum hawa dari anak-anak hingga dewasa. Kreasi cerdik bisa menjadi nilai plus usaha pembuatan tas belanja ini misalnya dengan menambahan bunga-bunga atau tulisan berwarna cerah seperti "Selamat Pagi", "On the Way", "Apa Khabar" dan lain-lain yang membuat suasanya hati yang melihatnya menjadi lebih ceria. Kenapa tidak mencoba memulai saja? 

Fabric Shopping Bag by Thecraftymummy
Kantong Teh Buatan Sendiri
Produk teh di pasaran banyak rasa, aromanya dan khasiat tersendiri dengan kantong teh kecil khasnya hanya cocok untuk satu gelas. Kebiasaan meminum teh dari dulu dipercaya bisa menyehatkan dan mengurangi racun-racun yang dikandung tubuh. Seperti di Inggris, radisi minum teh di Indonesia juga sudah populer sejak dulu terkenal dengan istilah "ngeteh" selain "ngopi". Itulah sebabnya produk teh bubuk dengan kantong unik sangat cocok dipasarkan dan tentunya bisa menjadi salah satu produk yang mengundang perhatian karena tidak terlalu sering dilihat orang. Dengan menambahkan gantungan kecil bertulisan aroma atau khasiat teh di dalam kantong kain bisa menjadi daya tarik lebih produk ini. Coba dibuat, foto lalu posting di jejaring sosial dan lihat hasilnya.

Homemade Tea Bags by Mommyoutsidethebox

Gelang Unik Manik-Manik
Memadukan manik-manik, batu hias dan kayu unik bisa menghasilkan aksesoris perhiasan yang menarik dan pasti laku dipasaran. Merangkai manik-manik memang membutuhkan kejelian dan sedikit keterampilan tapi hasilnya bisa mendatangkan kepuasan tersendiri tentunya juga bisa mengisi pundi-pundi keuangan. Bagaiman tidak, dengan modal yang kecil barang ini bisa dijual dengan harga yang lumayan menggiurkan apalagi dijual online dan bisa menembus pasar luar negeri. Di luar negeri bahan perhiasan banyak yang terbuat dari olahan pabrik berbeda dengan Indonesia yang kaya dengan benda-benda unik yang lebih alami. Semakin langka bahan yang dipakai maka semakin mahal juga harga jualnya. Coba sekarang dengan memanfaatkan cangkang kerang dan kayu-kayu cantik yang ada di daerah sobat kreatif semua, mudah-mudahan bisa menjadi hobby yang menguntungkan.


Gantungan Kunci Jahit
Gantungan kunci dari bahan plastik, besi, kayu dan akrilik sudah banyak di pasaran. Sudah saatnya membuat hal yang beerbeda seperti gantungan kunci ini. Terbuat dari kain-kain perca membuat karya kerajinan ini nyaris tidak memerlukan modal karena bisa memanfaatkan baju-baju bekas dan tua. Kulit-kulit sintetis juga bisa didapatkan dengan mudah dan harganya pun sangat terjangkau. Kain flanel juga bisa menjadi salah satu opsi untuk kerajinan ini dimana warna-warna cerahnya bisa dipadukan menjadi gantungan kunci yang sangat menarik.

Kerajinan Dompet dari Barang Bekas
Dompet banyak dipakai dan bahkan wajib sebagai tempat perlengkapan hias bagi kaum hawa atau tempat alat tulis bagi pelajar. Bisa dikatakan barang ini sudah merupakan kebutuhan sekaligus fashion bagi rata-rata orang membuatnya laris di pasaran. Postingan di jejaring sosial dan toko-toko online banyak yang menawarkan barang kerajinan tangan ini dengan harga yang bervariasi.
  
Lilin Cangkir
Sama halnya dengan lilin warna, lilin di cangkir unik ini juga banyak diminati terlebih dengan memanfaatkan cangkir-cangkir cantik dengan warna menarik. Sebenarnya inti paling mendasar keberhasilan usaha ini adalah apabila kita bisa memproduksi cangkir dan tidak perlu membelinya meskipun dengan membeli juga bisa menghasilkan untuk walau tidak sebesar produksi cangkir sendiri. Nilai plus juga bisa diraih dengan cara menambah pernak-pernik di cangkir seperti melukisnya dengan ornamen cantik atau menempel manik-manik yang menarik.

Modifikasi Pakaian Jadi
Pakaian seperti baju, celana dan rok yang kurang modis bisa dimodifikasi menjadi pakaian yang bernilai tinggi hanya dengan memanfaatkan kemauan dan kreatifitas yang kita miliki. Modifikasi ini bisa berupa penambahan aksesoris, kain tambhan atau memotong-motong menjadi bentuk baru yang jauh lebih modis. Modifikasi lain yang tidak kalah cantiknya adalah dengan merubah warna jeans menjadi perpaduan beberapa warna menarik dengan cara wantek dan memudarkan warna asli menggunakan bahan kimia yang tidak merusak bahan dasar kain.

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan dirumah sebagai hobby sekaligus sebagai tambahan pendukung ekonomi bahkan bisa menjadi penghasilan utama dalam rumah tangga. Mari memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan menjadikan segala hal menjadi lebih berharga dan jauh lebih baik seperti membuat barang-barang di atas. Semoga beberapa contoh yang disebutkan di atas bisa menjadi sumber inspirasi bagi sobat kreatif semua. Mohon bagikan artikel ini bila terasa bermanfaat, terima kasih.